nasional

Harapan, Air Mata, dan Terima Kasih: Cerita Keluarga Pahlawan Nasional di Istana Negara

Selasa, 11 November 2025 | 14:25 WIB
Harapan, Air Mata, dan Terima Kasih: Cerita Keluarga Pahlawan Nasional di Istana Negara (Keluarga Soeharto, Gus Dur, Marsinah, dan Rahmah El Yunusiyah ucapkan terima kasih atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional 2025.)

Kisah haru juga datang dari keluarga aktivis buruh Marsinah, yang akhirnya resmi dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.

Marsinah dikenal sebagai simbol perjuangan kaum pekerja, keberanian moral, dan suara bagi keadilan sosial.

Kakaknya, Marsini, menerima penghargaan tersebut dengan mata berkaca-kaca.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas anugerah yang diberikan kepada adik saya,” katanya.

Baca Juga: Info Penting ! Jadwal & Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Surabaya Ke Banjarmasin Periode 15-30 November 2025

Ia menambahkan, penghargaan ini bukan hanya milik keluarga, tapi milik semua buruh yang terus memperjuangkan haknya dengan damai.

Momen ini menjadi bukti bahwa keberanian seorang perempuan biasa bisa menggema hingga ke Istana Negara.

Marsini: “Doa dan Bunga Itu Bukti Cinta untuk Marsinah”

Dalam pernyataannya, Marsini menyampaikan terima kasih kepada para buruh yang selama ini menjaga semangat perjuangan adiknya tetap hidup.

“Terima kasih kepada teman-teman buruh yang setiap tanggal 1 Mei selalu menabur bunga di makam Marsinah dan mengadakan tahlil,” ujarnya.

Bagi Marsini, gelar Pahlawan Nasional bukanlah akhir, melainkan awal dari pengakuan terhadap nilai kemanusiaan yang diperjuangkan Marsinah.

Ia menegaskan bahwa setiap aksi solidaritas dan doa yang diberikan selama ini adalah bentuk nyata dari cita-cita sang adik.

Baca Juga: BRI Bangun 4.909 Desa BRILiaN, Wujudkan Mimpi Pemerataan Ekonomi dari Akar Rumput

Kini, perjuangan Marsinah diakui secara resmi oleh negara sesuatu yang dinilai Marsini sebagai “keadilan yang akhirnya datang”.

Rahmah El Yunusiyah: Perempuan Pionir dari Ranah Minang

Halaman:

Tags

Terkini