Presiden Prabowo juga menyoroti pengaruh game online terhadap generasi muda.
Prasetyo Hadi menyebut, “Karena tidak menutup kemungkinan game-game online ini ada beberapa yang di situ ada yang kurang baik, yang mungkin itu bisa memengaruhi generasi kita ke depan.”
Contohnya, game seperti PUBG dapat membuat anak terbiasa dengan kekerasan secara psikologis.
Presiden menekankan perlunya pembatasan dan pengawasan agar anak-anak tidak terpapar konten negatif.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Targetkan Redenominasi Rp 1000 Jadi Rp 1 Pada Tahun 2027
Hal ini menjadi pengingat bagi orang tua dan guru untuk lebih aktif memantau permainan digital anak.
Bullying dan Media Sosial Jadi Peringatan Serius
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menambahkan bahwa terduga pelaku yang masih pelajar SMAN 72 Jakarta terpengaruh media sosial.
Dasco mengimbau, “Kita imbau kepada sekolah-sekolah untuk menerapkan asas kehati-hatian, terutama kepada para murid. Jangan sembarangan melihat-lihat gadget, karena itu antara lain mungkin tadi akibat pengaruh dari apa yang dilihat di media-media sosial.”
Sekolah diminta lebih waspada, dan orang tua diimbau ikut mengawasi interaksi anak di dunia digital.
Pesan ini menekankan pentingnya kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan aman bagi anak.
Penyidikan Terus Berjalan, Identitas Terduga Pelaku Sudah Dikantongi
Baca Juga: Dibina Rumah BUMN BRI, 'Erildya Cemilan Family' Jadi Contoh UMKM Tangguh Era Digital
Pihak berwajib masih melakukan penyidikan meski identitas terduga pelaku sudah diketahui.
Penggeledahan rumah telah dilakukan untuk menyesuaikan barang bukti.