nasional

Siapa Tahu Isi Kontrak Proyek Kereta Cepat Whoosh? Mahfud MD Ungkap Publik Masih Gelap soal Utang ke China

Minggu, 26 Oktober 2025 | 11:18 WIB
Siapa Tahu Isi Kontrak Proyek Kereta Cepat Whoosh? Mahfud MD Ungkap Publik Masih Gelap soal Utang ke China (Menyoroti nilai investasi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. (Instagram.com/@keretacepat.id))

“Saya terima sudah busuk itu barang. Kemudian kita coba perbaiki, kita audit, BPKP, kemudian kita berunding dengan China,” ujar Luhut dalam acara “1 Tahun Prabowo–Gibran” di Jakarta, pada 18 Oktober 2025.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menunggu Keputusan Presiden (Keppres) untuk mengesahkan tim restrukturisasi.

“China mau untuk melakukan (restrukturisasi). Tapi kemarin pergantian pemerintah agak terlambat. Sehingga sekarang perlu nunggu Keppres supaya timnya segera berunding,” ucap Luhut.

Luhut menegaskan, restrukturisasi menjadi jalan keluar utama tanpa melibatkan APBN.

Baca Juga: Perseteruan Menkeu dan Gubernur Jabar Menguak Dugaan Dana Daerah Mengendap di Bank

“Kita ribut-ribut Whoosh, Whoosh itu tinggal restructuring saja. Siapa yang minta APBN? Enggak ada yang pernah minta APBN,” katanya.

Dibanding Land Bridge, Siapa Lebih Efisien?

Di sisi lain, kini perbandingan proyek Whoosh dengan Saudi Land Bridge juga menjadi bahan diskusi sebagian publik.

Baca Juga: Langkah Cepat Pemprov Jateng Hadapi Banjir! Dapur Umum, Pompa Air, dan Koordinasi Lintas Instansi

Diketahui, proyek Land Bridge adalah bagian dari visi besar transformasi ekonomi, Saudi Vision 2030.

Berdasarkan laporan Daleel, Land Bridge membentang sepanjang 1.500 kilometer di Arab Saudi hanya menelan investasi 7 miliar dolar AS atau setara Rp116,3 triliun.

Hal tersebut menunjukkan nilai investasi Land Bridge lebih rendah dari proyek Whoosh yang mencapai Rp120,6 triliun, dengan panjang trayek hanya 142,3 kilometer.***

Halaman:

Tags

Terkini