“Kami ingin mewujudkan Kota Serang yang madani, maju, dan sejahtera,” tegas Budi.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi momentum refleksi perjuangan, bukan sekadar seremonial.
“Santri adalah penjaga moral dan ideologi bangsa di tengah arus globalisasi. Mereka benteng akhlak dan penggerak perubahan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya keteladanan guru.
“Kalau murid berani melawan guru, hancurlah bangsa ini,” ujarnya.
Hadir dengan Khidmat, Inisator Hari Santri Nasional KH Matin Syarkowi, Walikota Serang Budi Rustandi, Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang KH Saifun Nawasi, Ketua Tanfidziyah PWNU Banten KH Hafis Gunawan, Guru Besar UIN SMH Banten Prof Wawan Wahyudin dan Prof Hidayatullah, Ketua DKM Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang H Khaeroni, Penceramah Kondang Kota Serang KH Abdul Gofur (Ki Apung), GP Ansor Kota Serang, ISNU Kota Serang, PMII Kota Serang, IPNU-IPPNU Kota Serang, Polresta Serang Kota, TNI, Santriwan-Santriwati se-Kota Serang.***