nasional

Inflasi Jadi Kunci Pertahanan Politik, Menkeu Purbaya Ingatkan Pentingnya Menjaga Daya Beli Masyarakat ala Era Soeharto

Senin, 20 Oktober 2025 | 14:14 WIB
Inflasi Jadi Kunci Pertahanan Politik, Menkeu Purbaya Ingatkan Pentingnya Menjaga Daya Beli Masyarakat ala Era Soeharto (Menkeu Purbaya ingatkan soal jaga inflasi seperti pemerintahan orde baru. (Instagram/menkeuri))

KLIK SAJA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pandangannya mengenai faktor kunci yang menyebabkan pemerintahan Orde Baru di bawah Presiden Soeharto dapat bertahan hingga 32 tahun.

Menurut Purbaya, rahasia di balik panjangnya masa kepemimpinan tersebut adalah keberhasilan dalam menjaga angka inflasi.

Purbaya secara tegas mengingatkan bahwa upaya menjaga inflasi merupakan aspek krusial karena memiliki korelasi langsung dengan daya beli masyarakat.

Ketika inflasi terkontrol, kemampuan masyarakat untuk berbelanja dan memenuhi kebutuhan pokok juga akan terjaga.

Baca Juga: Menembus Angka Sulit 60%: Poltracking Catat Tingkat Kepuasan Publik 57,4% Atas Kinerja Ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo Selama Setahun

Lebih lanjut, Purbaya tidak hanya menyoroti aspek ekonomi, tetapi juga menyebut bahwa inflasi menjadi faktor penentu dalam mempertahankan stabilitas sosial dan politik suatu pemerintahan.

Ia menyimpulkan, inflasi yang terkendali memberikan pemerintahan landasan politik yang stabil.

Menkeu Purbaya menekankan bahwa salah satu kunci utama dari kepemimpinan jangka panjang Soeharto adalah kemampuannya dalam menjaga stabilitas harga barang, terutama harga komoditas pangan utama seperti beras.

“Harga beras stabil, yang lain akan ikut harga beras. Jadi, inflasi ini amat penting sekali juga untuk meningkatkan popularitas pimpinan daerah,” kata Menkeu Purbaya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat pada Senin, 20 Oktober 2025.

“Kalau di daerahnya harganya nggak terkendali, pasti nanti kalau ada Pemilu nggak kepilih lagi. Kalau Bapak, Ibu bisa ngendaliin harga di daerah, hampir pasti bisa kepilih lagi tanpa embel-embel yang lain, perut masih jadi alat politik utama di Indonesia” lanjutnya.

Pembentukan Tim Pengendali Inflasi di Pusat dan Daerah

Baca Juga: Daster Naik Kelas Jadi Fashion Elegan, Kisah Findy Melalui UMKM Binaan BRI 'Findmeera' Wujudkan Pemberdayaan Perempuan dari Rumah

Purbaya lantas membeberkan alasan pembentukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta bersinergi dengan Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) yang bertugas untuk mengendalikan laju inflasi.

“Waktu itu bank sentral sentral sama pemerintahan terpisah, bunga dikendalikan sesuai dengan inflasi atau bunga untuk mengendalikan inflasi. Biasanya bunga berapa persen di atas inflasi,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini