KLIK SAJA - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan Program Magang Digaji untuk Fresh Graduate sebagai bagian dari delapan paket program akselerasi ekonomi tahun 2025 yang dimulai pada 7 Oktober 2025.
Inisiatif ini dirancang untuk mempercepat penyerapan lulusan baru ke dunia kerja sekaligus memperkuat keterampilan mereka agar selaras dengan kebutuhan industri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa program ini menjadi bentuk nyata konsep link and match antara perguruan tinggi dan dunia usaha.
Melalui skema ini, sekitar 10 persen dari total lulusan baru universitas ditargetkan dapat langsung masuk ke lapangan kerja.
“Pemerintah akan memberikan gaji setara upah minimum provinsi (UMP) selama enam bulan. Jadi, sekitar 10 persen fresh graduate bisa langsung masuk dunia kerja dengan skema link-and-match ini,” ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
20.000 Peserta Magang dengan Gaji Setara UMP
Airlangga mengungkapkan bahwa kuota peserta program magang berbayar ini mencapai 20.000 orang.
Setiap peserta akan menerima uang saku setara UMP, sekitar Rp 3,3 juta per bulan, selama enam bulan masa magang.
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 198 miliar untuk mendukung pelaksanaan program ini.
Skema ini diharapkan menjadi jembatan transisi bagi lulusan baru dari dunia kampus menuju dunia kerja profesional.
“Selama enam bulan magang, mereka akan mendapat pengalaman sesuai kebutuhan industri. Setelah itu, diharapkan bisa langsung terserap di dunia kerja,” tambah Airlangga.
Syarat Peserta dan Jangkauan Wilayah
Program ini terbuka bagi lulusan baru (fresh graduate) dengan masa kelulusan maksimal satu tahun. Tidak ada batasan usia dalam pendaftaran.