nasional

Elon Musk Ajak Boikot Massal Netflix, Karena Tayangkan Acara Anak-Anak Bermuatan Transgender LGBT

Minggu, 5 Oktober 2025 | 12:05 WIB
ILustrasi Elon Musk boikot Netflix tayangkan acara anak-anak bermuatan LGBT (MSN)

Ia juga menulis komentar “Batalkan Netflix” di unggahan Libs of TikTok lainnya yang membahas laporan tahunan Netflix 2023 tentang keragaman dan inklusi.

Hubungan Musk dengan Isu Transgender

Musk sendiri merupakan ayah dari seorang anak transgender, Vivian Wilson, yang secara terbuka mengkritik sikap ayahnya terhadap komunitas trans.
Dalam petisi tahun 2022 untuk mengganti nama dan identitas gendernya secara hukum, Vivian menulis:

“Saya tidak lagi tinggal bersama atau ingin memiliki hubungan apa pun dengan ayah kandung saya, dalam bentuk apa pun.”

Musk kemudian mengatakan bahwa ia “pada dasarnya telah kehilangan putranya” dan mengklaim bahwa dirinya “tertipu” untuk mengizinkan perawatan afirmasi gender bagi Vivian, yang ia sebut telah “mati, dibunuh oleh virus pikiran woke”.

Sikap Netflix dan Riwayat Kontroversi

Netflix, perusahaan yang kerap mengedepankan kebebasan berekspresi saat menghadapi kritik terhadap kontennya, hingga kini belum memberikan tanggapan publik atas sindiran Musk.

Ini bukan pertama kalinya Netflix menjadi sasaran kritik dari kalangan konservatif.

Pada 2020, film Cuties memicu kemarahan karena menampilkan anak di bawah umur dalam adegan tari yang dinilai seksual. Gelombang pembatalan langganan sempat meningkat di AS, meski mereda dalam beberapa hari.

Tahun 2021, Ted Sarandos, co-CEO Netflix, menyinggung prinsip kebebasan berbicara saat membela komedian Dave Chappelle, yang pernyataannya dianggap anti-trans dalam special berjudul The Closer, hingga memicu aksi mogok kerja karyawan di kantor pusat Netflix di California.

Sarandos juga tetap mendukung keputusan perusahaan menayangkan tiga special dari komedian sayap kanan Tony Hinchcliffe, meski komentarnya yang menyebut Puerto Riko sebagai “pulau sampah terapung” dalam acara kampanye Trump tahun lalu menuai kecaman luas.

Latar Belakang Seruan Musk

Seruan Musk untuk membatalkan langganan Netflix muncul di tengah kontroversi lain di Hollywood yang juga terkait isu kebebasan berpendapat, yakni penangguhan tanpa batas acara The Jimmy Kimmel Live! oleh Disney di bawah tekanan pemerintahan Trump.

Setelah mendapat kecaman dari para selebritas dan gelombang pembatalan langganan Disney+, perusahaan akhirnya mengizinkan Kimmel kembali mengudara.***

Halaman:

Tags

Terkini