Elon Musk Ajak Boikot Massal Netflix, Karena Tayangkan Acara Anak-Anak Bermuatan Transgender LGBT

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 12:05 WIB
ILustrasi Elon Musk boikot Netflix tayangkan acara anak-anak bermuatan LGBT (MSN)
ILustrasi Elon Musk boikot Netflix tayangkan acara anak-anak bermuatan LGBT (MSN)

KLIK SAJA - Elon Musk, miliarder sekaligus sosok yang menyebut dirinya sebagai “absolutis kebebasan berpendapat”, dalam beberapa hari terakhir mengarahkan perhatiannya untuk mendorong masyarakat membatalkan langganan Netflix.

Seruan itu ia sampaikan sebagai bentuk protes terhadap apa yang ia klaim sebagai “bias woke” perusahaan tersebut serta kehadiran karakter LGBTQ+ dalam kontennya.

Musk, orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih sekitar 500 miliar dolar AS, berulang kali meminta 227 juta pengikutnya di platform X yang ia miliki untuk berhenti berlangganan Netflix.

Hanya dalam tiga hari terakhir, Musk telah memposting atau me-repost seruan pembatalan langganan Netflix sedikitnya 26 kali.

Awal Mula: Kritik terhadap Serial Dead End: Paranormal Park

Serangan Musk terhadap Netflix bermula pada Selasa lalu, ketika ia menulis “ini tidak baik” sambil mengutip unggahan dari akun aktivis sayap kanan Libs of TikTok yang menampilkan cuplikan dari serial animasi Dead End: Paranormal Park.

Dalam klip tersebut, tokoh bernama Barney menyebut dirinya sebagai transgender.

Dead End: Paranormal Park, sebuah acara di Netflix, sedang mendorong propaganda pro-transgender kepada ANAK-ANAK. Serial ini ditujukan untuk penonton usia 7 TAHUN,” tulis unggahan Libs of TikTok itu, mengacu pada rating TV-Y7 Netflix yang menandakan tayangan tersebut cocok untuk penonton berusia tujuh tahun ke atas.

Serial Paranormal Park sendiri tayang selama 20 episode pada 2022, lalu dibatalkan oleh Netflix pada tahun berikutnya. Saat ini, Netflix tidak lagi mempromosikan acara tersebut.

Seruan Boikot Massal

Sejak itu, Musk terus me-repost beberapa unggahan dari pengguna lain yang mengaku membatalkan langganan mereka sebagai bentuk protes terhadap apa yang ia sebut sebagai agenda pencucian otak anak-anak lewat konten yang mendukung hak LGBTQ+.

“Batalkan Netflix demi kesehatan anak-anakmu,” tulis Musk pada Rabu lalu, mengutip meme yang menggambarkan “agenda transgender Netflix” sebagai kuda Troya yang masuk ke “kastil anak-anakmu”.

Musk bahkan menautkan artikel dari situs media Netflix, Tudum, berjudul “Celebrate Trans Day of Visibility with These 16 Movies and Shows” (Rayakan Hari Visibilitas Trans dengan 16 Film dan Serial Ini).

Selain itu, Musk juga menyoroti tema pro-trans dalam serial seperti The Baby-Sitters Club dan Cocomelon, menggaungkan narasi sayap kanan bahwa Netflix memiliki proses rekrutmen “anti-kulit putih”, serta me-repost klaim keliru, termasuk tuduhan bahwa 100% donasi politik karyawan Netflix pada 2024 disalurkan ke Partai Demokrat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X