KLIK SAJA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya memberikan manfaat gizi bagi pelajar, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di daerah.
Salah satu penerima manfaat adalah Ahmad Baidawi, pemuda berusia 18 tahun lulusan SMP asal Cijayanti, Bogor.
Ahmad kini bekerja di dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Cijayanti pada Bagian Persiapan.
Tugas hariannya adalah mengemas makanan ke dalam kotak untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima program MBG.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Cukai Rokok 2026 Tidak Akan Naik!
Sebelum mendapatkan pekerjaan ini, Ahmad sempat menganggur setelah hanya bertahan tiga bulan bekerja sebagai waiter dan bagian packing di sebuah restoran.
"Saat menganggur di rumah, seorang teman memberitahu ada lowongan di MBG Cijayanti. Sekolah saya [terakhir] SMP. Nah, saya mencobalah melamar ke sini. Dari situ saya melamar dan Alhamdulillah saya keterima," ungkap Ahmad.
Kini dengan bekerja di dapur MBG, Ahmad menerima gaji Rp90.000 per hari, yang ia gunakan untuk membantu Perekonomian keluarga.
“Gaji pertama saya saya gunakan untuk membantu orang tua saya, mencukupi untuk beli ini-gitu kan,” ujarnya.
Ahmad mengaku selama enam bulan bekerja di MBG, ia merasakan perubahan besar dalam hidupnya.
“Alhamdulillah mereka (orang tua) senang saya udah punya kerjaan. Intinya saya enggak membebani orang tua saya. Setelah saya kerja di sini, Alhamdulillah ekonomi juga berkecukupan,” tuturnya.
Selain membantu keluarga, ia juga bisa memenuhi kebutuhan pribadinya.
“Mau beli barang udah bisa pakai uang sendiri. Mau beli motor, mau ini itu, saya usahakan bisa. Itu dari hasil kerja saya di sini,” ungkap Ahmad dengan bangga.