nasional

Ibu Negara Turki Desak Melania Trump Perhatikan Nasib Anak-Anak Korban Perang di Gaza

Senin, 25 Agustus 2025 | 09:43 WIB
Emine Erdogan saat bertemu Melania Trump di Gedung Putih (anadolu ajansi)

Laporan terbaru Integrated Food Security Phase Classification (IPC) mengonfirmasi adanya kelaparan di Gaza, khususnya di wilayah Gaza City.

IPC memperingatkan bahwa lebih dari 640.000 orang akan menghadapi kondisi “katastrofik” antara pertengahan Agustus hingga akhir September.

Dalam laporannya pada Jumat, IPC menyoroti dampak besar kekurangan pangan terhadap anak-anak: sekitar 1 dari 3 anak di Gaza kini mengalami malnutrisi akut. Proyeksi hingga Juni 2026 juga menunjukkan 132.000 anak di bawah usia lima tahun berisiko meninggal akibat kurang gizi.

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas melaporkan 114 dari 281 korban meninggal akibat malnutrisi adalah anak-anak.

Israel menolak tudingan adanya kelaparan, menuding IPC bias dan menggunakan data dari Hamas. Namun IPC membantah keras tudingan tersebut.

Di tengah krisis kemanusiaan, Israel bersiap meluncurkan ofensif militer baru untuk merebut Gaza City.

Pada Sabtu lalu, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 61 orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat serangan Israel, termasuk delapan korban jiwa karena malnutrisi.

Dalam serangan ke kamp pengungsi di Khan Younis, 19 orang terbunuh, menurut kantor berita Palestina Wafa.

Konflik ini bermula sejak serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya.

Sejak itu, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 62.122 orang telah tewas.

Sebagian besar penduduk Gaza telah berulang kali mengungsi, lebih dari 90% rumah hancur atau rusak, sementara sistem kesehatan, air bersih, sanitasi, dan layanan kebersihan runtuh total.***

Halaman:

Tags

Terkini