KLIK SAJA - Istana Kepresidenan mengimbau masyarakat untuk menghentikan seluruh aktivitasnya selama tiga menit saat Upacara Detik-detik Proklamasi pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Menurut Ketua Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, imbauan ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara.
Hasan Nasbi menjelaskan bahwa mulai pukul 10.17 WIB hingga 10.20 WIB, masyarakat diminta untuk berdiri dalam sikap sempurna.
Imbauan ini bertujuan agar peringatan Hari Kemerdekaan dapat berlangsung dengan khidmat.
Baca Juga: Kisah Enih, Pelaku UMKM yang Sukses Kembangkan Usaha Berkat Program Rumah BUMN BRI
“Imbauan dari Menteri Sekretaris Negara adalah kita semua memeriahkan peringatan 17 Agustus dengan khidmat dan penuh suka cita,” ucapnya.
“Kita bertekad ke depan, pemerintah kita akan mewujudkan tujuan nasional kita seperti yang tercantum dalam Pembukaan Undang Undang Dasar,” imbuhnya.
Hasan Nasbi kemudian menyatakan bahwa pesta rakyat juga akan digelar oleh pemerintah sebagai bentuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan.
Salah satunya juga ada karnaval dari kementerian-kementerian dan lembaga dengan truk yang dihias dan menampilkan capaian selama kepemimpinan Prabowo.
Dalam Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka nanti akan dihadiri oleh para anggota kabinet, perwakilan negara sahabat dan sekitar 16.000 masyarakat.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa kuota untuk masyarakat lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Kuota masyarakat ini dibagi menjadi dua, yakni 8.000 orang saat Upacara Detik-detik Proklamasi di pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera di sore hari.***