nasional

IPDN Jatinangor Jadi Pusat Retret Kepala Daerah Gelombang II: Forum Lima Hari untuk Koreksi dan Umpan Balik Program Pemerintahan Daerah

Senin, 23 Juni 2025 | 07:20 WIB
IPDN Jatinangor Jadi Pusat Retret Kepala Daerah Gelombang II: Forum Lima Hari untuk Koreksi dan Umpan Balik Program Pemerintahan Daerah (Wamendagri Bima Arya saat hadir di konsolidasi pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Aceh pada 23 Mei 2025. (Instagram/bimaaryasugiarto))

KLIK SAJA - Retret kepala daerah gelombang kedua telah resmi dibuka dan akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 22 hingga 26 Juni 2025, bertempat di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sebanyak 86 kepala daerah hadir dalam agenda ini, meskipun awalnya dijadwalkan ada 93 peserta.

Enam kepala daerah tidak dapat berpartisipasi karena alasan kesehatan, sementara Gubernur Papua Pegunungan membatalkan kehadirannya karena sedang dalam masa berkabung.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menjelaskan bahwa retret ini bertujuan sebagai forum evaluasi dan umpan balik terhadap program-program pemerintah yang telah dilaksanakan.

Terkait materi retret, Bima menegaskan bahwa masih sama dengan gelombang I yang digelar pada Februari lalu di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Kesehatan Jadi Kendala! 6 Kepala Daerah Batal Ikut Retret Gelombang II di IPDN, 86 Lainnya Tetap Hadir

“Materinya sama, tapi begini karena waktu itu (gelombang I) belum berjalan program prioritas MBG dan lain-lain, nah sekarang kan udah berjalan,” kata Bima saat konferensi pers di Jakarta pada Sabtu, 21 Juni 2025.

“Momen ini (retret gelombang II) dimanfaatkan untuk sama-sama mengevaluasi, ya mungkin sekarang udah ada feedback dari daerah, baik Kopdes, MBG, dan lain-lain,” imbuhnya.

Baca Juga: Bukan Hanya High-Spending Tourist, Wamen Ni Luh Puspa Ungkap Makna Sejati Pariwisata Berkualitas Demi Keberlanjutan Sektor Pariwisata

Menurutnya, retret ini menjadi momentum untuk melakukan dialog dan diskusi serta evaluasi.

“Ini momentum yang baik untuk melakukan dialog, sama-sama mengevaluasi penerapannya di lapangan seperti apa,” tuturnya.

Sementara itu, materi yang akan diberikan di retret adalah tugas pokok kepala daerah, program prioritas pemerintah, dan pemberantasan korupsi serta wawasan kebangsaan.***

Tags

Terkini