nasional

Mengungkap Fakta Ijazah Jokowi: Ahli Forensik Digital Rismon Sianipar Beberkan Proses Kajian Ilmiahnya Usai Diperiksa Polisi

Selasa, 27 Mei 2025 | 04:51 WIB
Mengungkap Fakta Ijazah Jokowi: Ahli Forensik Digital Rismon Sianipar Beberkan Proses Kajian Ilmiahnya Usai Diperiksa Polisi (Ahli forensik digital, Rismon Sianipar. (YouTube.com/LangkahUpdate))

KLIK SAJA - Polda Metro Jaya telah memeriksa ahli forensik digital, Rismon Sianipar, sebagai saksi pada Senin, 26 Mei 2025.

Pemeriksaan ini terkait kasus tudingan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.

Setelah diperiksa, Rismon mengungkapkan bahwa tim penyidik menanyakan kepadanya mengenai metode ilmiah yang ia gunakan dalam kajiannya.

"Saya tadi ditanyakan sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan metode-metode ilmiah yang saya kaji," kata Rismon kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada hari yang sama.

Rismon menambahkan, dirinya diajukan sebanyak 97 pertanyaan oleh penyidik.

Baca Juga: Kasus Meikarta Akhirnya Temukan Titik Terang: Pemerintah Prabowo Siap Beri Solusi untuk Konsumen

Namun, ada beberapa pertanyaan yang tidak berkenan ia jawab karena bersifat teknis.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut berhubungan dengan bagaimana ia mengkaji secara ilmiah dan teliti lembar pengesahan ijazah Jokowi, yang ia peroleh dari Universitas Gadjah Mada (UGM) serta dari ijazah yang diunggah oleh Dian Sandi.

Baca Juga: Buat Pencari Kerja Semarang! Hadirilah Unissula Job Fair Expo 2025 pada 27–28 Mei, Catat Disini Info Lengkapnya!

Kemudian, ahli forensik digital itu menjelaskan, pemeriksaan itu berkaitan dengan pelaporan Jokowi pada tanggal 30 April 2025 lalu.

Rismon menyebut, salah satu yang ditanyakan tim penyidik berkaitan dengan kontennya di media sosial.

"Terkait dengan akun X saya juga, akun X @sianiparrismon, dan akun diskusi saya dengan Pak Roy Suryo di diskursus network, berikut juga dengan video saya di akun Bali G, akun YouTube, Bali G Akademi," sebut Rismon.

"Di mana saya mengkaji, menganalisa lembar pengesahan dan skripsi Pak Joko Widodo, terkait dengan algoritma yang saya gunakan, metode-metode. Jadi saya terangkan sedikit yang dibutuhkan," tukasnya.***

Tags

Terkini