Proses Penilaian Etika Jurnalistik
Dewan Pers memiliki kewenangan untuk menilai apakah sebuah karya jurnalistik memenuhi standar etika atau tidak.
Dalam kasus Tian Bahtiar, Dewan Pers diharapkan dapat mengevaluasi berita-berita yang dianggap negatif tersebut berdasarkan kode etik jurnalistik.
Jika ada pelanggaran etika, maka sanksi yang tepat bisa diterapkan tanpa harus melibatkan jalur pidana.
Pemisahan antara produk jurnalistik dan tindakan pidana sangat penting untuk menjaga kebebasan pers dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan oleh aparat penegak hukum.
Baca Juga: BGN Pertimbangkan Kantin Sekolah Bisa Kelola Makan Bergizi Gratis
Media harus dilindungi dalam menjalankan fungsi kontrol sosialnya tanpa takut akan reperkusi hukum atas pemberitaan mereka.***