nasional

Resmi! Rektor UI Pastikan Bahlil Lahadalia Belum Lulus S3 Doktoral, Harus Revisi Lagi!

Jumat, 14 Maret 2025 | 09:40 WIB
undangan sidang terbuka promosi doktoral Bahlil (Katadata)

Heri menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan polemik disertasi Bahlil, meskipun masalah ini terjadi sebelum ia menjabat sebagai Rektor UI.

Ia memastikan bahwa empat organ UI bekerja sama secara solid dalam menangani kasus ini.

"Saya diangkat rektor bulan Desember, walaupun itu terjadi sebelum saya menjadi rektor, menjadi kewajiban saya untuk menyelesaikannya sampai tuntas. Untuk menyelesaikannya, ini harus diselesaikan bersama-sama dengan tiga organ lainnya, yaitu MWA, DGB, Senat, dan kemudian rektor, kita solid," ucapnya.

Heri juga meminta agar polemik disertasi Bahlil tidak diperpanjang lagi.

Ia berharap agar kontroversi ini tidak dibahas lebih lanjut.

"Ini persoalan ini sudah selesai, ya. Jadi, mungkin untuk menghindari kontroversi lebih lanjut, jadi ini kita tidak bahas lagi," tegasnya.

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia disebut telah lulus dan meraih gelar doktor dari program studi Kajian Strategik dan Global UI pada 16 Oktober 2024.

Bahlil bahkan meraih predikat cum laude dan menyelesaikan masa studinya dalam waktu kurang dari dua tahun.

Namun, kontroversi muncul terkait kelulusannya, termasuk tuduhan plagiat dalam disertasinya, masa studi yang singkat, dan ketidaksesuaian dengan standar akademik.

Berdasarkan data dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Kemendikbudristek, Bahlil tercatat sebagai peserta didik baru pada 13 Februari 2023 dengan nomor induk mahasiswa 2206146976.

Polemik ini terus menjadi sorotan publik, terutama mengingat posisi Bahlil sebagai menteri dan ketua umum Partai Golkar.

Dengan keputusan revisi disertasi dan penundaan yudisium, UI berharap dapat memastikan bahwa proses akademik berjalan sesuai dengan standar yang berlaku, sambil tetap memberikan kesempatan kepada Bahlil untuk memperbaiki karyanya.***

Halaman:

Tags

Terkini