KLIK SAJA - Presiden RI Prabowo Subianto disambut hangat oleh masyarakat yang berkumpul di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin setelah menghadiri Rapat Tutup Buku Tahunan bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta pada Selasa (31/12).
Di sekitar Hotel Kempinski, Thamrin, sekelompok masyarakat yang sedang merayakan malam menjelang Tahun Baru 2025 mengelilingi mobil yang ditumpangi Prabowo saat ia melintas di area tersebut setelah meninggalkan Gedung Kementerian Keuangan.
Prabowo kemudian keluar dari sunroof mobilnya dan meluangkan waktu untuk menyapa rakyat yang menyambut kedatangannya.
Ia menyalami tangan-tangan warga yang hadir dan berpose untuk foto serta video.
Baca Juga: Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79: Tema, Logo, dan Rangkaian Acara
“Pak Prabowo, Pak Prabowo,” teriak kerumunan orang-orang yang menyambutnya.
Sebelumnya, dalam Rapat Tutup Buku Tahunan, Prabowo bersama Sri Mulyani menegaskan PPN 12% tidak berlaku untuk barang dan jasa selain barang dan jasa mewah yang dikonsumsi golongan masyarakat berada atau mampu.
"Artinya, untuk barang dan jasa yang selain tergolong barang-barang mewah tidak ada kenaikan PPN, yakni tetap sebesar yang berlaku sekarang, yang sudah berlaku sejak 2022," kata Prabowo, mengacu pada PPN tarif lama, yaitu 11%.
Prabowo menyebut PPN 12% tidak berlaku bagi barang-barang di luar yang sudah kena Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).
Baca Juga: Jasad Guru Honorer Ditemukan Mengapung Oleh SAR Gabungan di Perairan Riau
"Yang dikonsumsi oleh golongan masyarakat berada, masyarakat mampu. Contoh pesawat jet pribadi, itu tergolong barang mewah yang dimanfaatkan oleh masyarakat papan atas, kapal pesiar, yacht, rumah yang sangat mewah yang nilainya di atas golongan menengah," jelasnya.
Adapun ia menegaskan tarif PPN 0% masih tetap berlaku untuk barang dan jasa yang merupkan kebutuhan pokok masyarakat yang selama ini dapat fasilitas pembebasan dari pajak.
"Untuk barang jasa yang dibutuhkan masyarakat banyak yang tetap diberi pembebasan PPN antara lain kebutuhan pokok, beras, daging, ikan, telur, sayur, susu segar, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa angkutan umum, rumah sederhana, air minum," ujar Prabowo.
Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu berpihak pada rakyat dengan menciptakan sistem perpajakan yang adil.