nasional

Viral di Medsos! Pengajian Akbar di Solo di Banjiri Pedagang Es Teh, Netizen Ramai Bahas Kasus Gus Miftah

Selasa, 10 Desember 2024 | 05:30 WIB
Viral di Medsos! Pengajian Akbar di Solo di Banjiri Pedagang Es Teh, Netizen Ramai Bahas Kasus Gus Miftah (Tangkapan Layar Instagram / @andreli_48)

KLIK SAJA - Sebuah pengajian akbar yang berlangsung di Kota Solo telah menjadi topik hangat di media sosial.

Hal ini disebabkan oleh video unik yang menunjukkan banyaknya pedagang es teh yang hadir di lokasi pengajian tersebut.

Fenomena ini segera menarik perhatian pengguna media sosial, terutama setelah viralnya pernyataan Gus Miftah yang menghina pedagang es teh dalam acara pengajian tersebut.

Dikutip kliksaja.id dari akun Instagram @andreli_48, dalam video tersebut, terlihat banyak pedagang es teh, baik pria maupun wanita, yang berkeliling di antara para peserta pengajian akbar yang berlangsung di lapangan Mangkunegaran, Solo.

Baca Juga: Kementerian PU Gerak Cepat Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi

Tidak hanya satu atau dua pedagang, melainkan puluhan pedagang es teh memenuhi acara tersebut.

Fenomena ini jelas terkait dengan insiden yang melibatkan Gus Miftah, di mana ia mengolok-olok dan menggunakan kata-kata kasar terhadap seorang pedagang es teh saat pengajiannya.

Tindakan tersebut memicu kemarahan banyak warganet.

Akibatnya, perhatian publik pun tertuju pada pedagang es teh bernama Sunhaji.

Baca Juga: Habiskan Rp 47 Trilyun, Prabowo Minta Pejabat 'Puasa' Dinas ke Luar Negeri Demi Hemat Anggaran Biaya

Sejumlah orang kemudian memberikan bantuan besar kepada Sunhaji, termasuk umroh gratis, biaya pendidikan untuk anak-anaknya, serta sumbangan uang tunai mencapai Rp100 juta dari beberapa publik figur.

Sebagai akibatnya, fenomena ini memicu reaksi dari pengguna media sosial yang tidak setuju dengan peristiwa tersebut.

Banyak di antara mereka yang berpendapat bahwa tindakan para penjual es teh di acara pengajian di Solo ini merupakan bentuk aji mumpung, yaitu memanfaatkan situasi atau kondisi tertentu demi kepentingan pribadi.

Warganet berkomentar, “Kalian dapat meniru usaha mereka, tetapi tidak bisa mendapatkan rezeki yang sama.”

Halaman:

Tags

Terkini