nasional

Prabowo Ingin Pemerintahan Bersih dan Korupsi Hilang: Saya Ditertawakan, Diejek

Kamis, 5 Desember 2024 | 08:30 WIB
Prabowo Ingin Pemerintahan Bersih dan Korupsi Hilang: Saya Ditertawakan, Diejek

 

KLIK SAJA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengakui bahwa ia menyadari berbagai sindiran yang datang dari sejumlah pihak ketika ia berusaha untuk menciptakan pemerintahan yang bebas dari korupsi.

“Ini bukanlah hal yang mudah, ini sangat menantang. Bahkan saya sering menjadi bahan tertawaan dan ejekan. Namun, saya sudah terbiasa dengan ejekan tersebut, ‘Bagaimana mungkin korupsi bisa dihilangkan di Indonesia? Bagaimana mungkin kemiskinan bisa diatasi? Bagaimana mungkin kelaparan bisa dihapuskan?’” ujarnya saat membuka Sidang Tanwir dan merayakan Milad Muhammadiyah ke-112 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Ia menjelaskan bahwa tidak hanya upaya untuk memberantas korupsi yang menjadi bahan ejekan, tetapi juga program-program lain seperti penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah.

Bahkan, ada ancaman terhadap stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Andika-Hendi Kalah di Pilkada 2024 Versi Quick Count, PDIP Justru Sebut Jateng Masih Jadi Kandang ‘Banteng’

"Di hari-hari pertama saya luncurkan gagasan makan bergizi, sudah muncul (ancaman), saya mengerti. Saya ini cukup lama jadi orang Indonesia. Saya mengerti ada ancaman terbuka dan ancaman halus. Ada senjata yang terbuka (seperti) senapan meriam. Tapi sebelumnya ada senjata-senjata lain, senjata psikologis, adu domba, fitnah, hoaks," jelasnya.

Kendati demikian, Prabowo menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan berbagai cercaan tersebut.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk belajar dari sejarah di mana pemerintah yang korup tidak dapat membawa kemakmuran kepada rakyat.

Oleh sebab itu, seluruh pihak harus terus berjuang bersama demi mewujudkan hal tersebut.

Baca Juga: Ngeri! Kaki Seorang Wanita di Melbourne Dirayapi Ular Berbisa Saat Menyetir Mobil

“Saya yakin kita mampu [tumbuh ekonominya] sampai 8%. Kalau pemerintah ketat, bersih, efisien, saya yakin bisa,” ucapnya.***

Tags

Terkini