nasional

Telkom Majukan Teknologi AI Melalui Infomedia Dalam Mendukung Tranformasi Digital

Senin, 4 November 2024 | 08:30 WIB
Dir Umum Infomedia, Eddy Sofrayano Paparkan Infinite (Telkom)

KLIK SAJA - PT Infomedia Nusantara (Infomedia) yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bergerak di layanan alih daya proses bisnis digital (Digital BPO), sukses menyelenggarakan konferensi pertamanya bertema “INFINITE - Infomedia Insight for Technology Excellence”.

Acara ini berlangsung di Auditorium Telkom Landmark Tower, Jakarta Selatan ini mengangkat topik inovasi serta keunggulan teknologi dalam transformasi bisnis menuju digital.

Konferensi ini mempertemukan para pelaku bisnis dari berbagai industri untuk membahas penerapan proses bisnis modern yang didukung oleh teknologi mutakhir seperti otomasi, kecerdasan buatan (AI), dan analitik.

Baca Juga: Wamen Stella Christie : Di Masa Depan Manusia Akan Bersaing Dengan AI, Bagaimana Menyikapinya?

Direktur Utama Infomedia Eddy Sofryano menyampaikan, “INFINITE merupakan bagian dari komitmen Infomedia untuk mendukung perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menghadapi tantangan dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan teknologi 3A.

Konferensi ini membahas penggunaan strategis teknologi 3A (Automation, AI & Analytics) untuk mendorong pertumbuhan, efisiensi, dan efektivitas dalam operasi bisnis, dengan meningkatkan keterlibatan pelanggan.

Maka dengan hadirnya INFINITE, Infomedia berharap akan terbentuk sinergi dan kolaborasi dalam penerapan teknologi digital untuk mendukung peningkatan daya saing perusahaan serta pengalaman bagi pelanggan.

Pembahasan 3A difokuskan pada topik AI, merupakan respons terhadap tren teknologi yang tengah berkembang pesat di dunia bisnis saat ini.

Menurut Regional Head, Cloud AI Customer Engineering Google Cloud, Dambo Ren, saat ini investasi dalam kecerdasan buatan (AI) mengalami pertumbuhan pesat, mencapai 158 miliar dolar dan berkembang hingga 10 kali lipat.

Baca Juga: Microsoft Luncurkan Pembaruan Copilot Studio untuk Karyawan AI

Lebih lanjut, Dambo menjelaskan bahwa sekitar 60% perusahaan di wilayah Asia Pasifik telah mengadopsi Generative AI, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan hingga 6% ketika diterapkan dalam proses produksi dan operasional bisnis.

Keterlibatan AI pada tahap yang lebih lanjut ini menegaskan pentingnya teknologi ini dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, termasuk di Indonesia.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Gartner menunjukkan bahwa 55% perusahaan telah mencoba penerapan AI dalam produksi mereka, dan 45% lainnya meningkatkan investasi pada AI generatif di berbagai fungsi bisnis.

Dengan melihat persentase 22% mengalokasikan investasi di lebih dari tiga fungsi yang berbeda, dapat diobservasi bahwa pengembangan perangkat lunak mencatatkan adopsi tertinggi, diikuti oleh pemasaran dan layanan pelanggan.

Halaman:

Tags

Terkini