KLIK SAJA - Dilansir dari media Yunani, Kathimerini, memberitkan bahwa Fethullah Gulen, seorang ulama penentang keras Presiden Turki, Erdogan, meninggal dunia di rumah sakit tempatnya dirawat pada Minggu (20/10) malam.
Dikabarkan selama ini ia tingga pengasingan pada negara bagian Pennsylvania, AS sejak 1999, hingga meninggal pada usia 83 tahun.
Surat kabar tersebut menulis bahwa Erdoğan memandang Fethullah Gulen sebagai musuh nomor satu dan bahwa pemerintah Turki menuduhnya sebagai orang di balik upaya kudeta yang gagal pada tahun 2016.
Baca Juga: Mengenal Singkat Sistem Pendidikan di Turki Yang Harus Kamu Tahu
Siapakah Fethullah Gulen?
Fethullah Gülen adalah seorang tokoh Islam moderat dan pemimpin gerakan sosial asal Turki, ia lahir pada 27 April 1941 di Turki.
Ia dikenal sebagai pendiri gerakan Gülen, yang mengedepankan nilai-nilai pendidikan, toleransi, dan dialog antarbudaya.
Gülen juga dikenal sebagai seorang ulama dan penulis, dengan karya-karyanya yang membahas spiritualitas Islam dan modernitas.
Peran dalam Politik Turki
Gülen awalnya menjadi tokoh penting dalam politik Turki pada era 1990-an.
Gerakannya, yang dikenal dengan nama Hizmet, berfokus pada pendidikan dan pelayanan sosial., dengan mendirikan sekolah-sekolah, universitas, dan lembaga sosial, ia berhasil membangun jaringan yang luas di dalam dan luar Turki.
Melalui institusi-institusi ini, Gülen dan pengikutnya mendapatkan pengaruh yang signifikan dalam bidang pendidikan dan media.
Pada awal 2000-an, Gülen menjadi sekutu politik Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang dipimpin oleh Recep Tayyip Erdoğan.
Keduanya berbagi visi tentang reformasi dan modernisasi Turki, termasuk dalam hal kebebasan beragama dan pemisahan antara agama dan politik.