nasional

Suasana Keakraban Warnai Jamuan Santap Malam Kenegaraan Presiden Prabowo dengan Tamu Negara dan Perwakilan Negara Sahabat

Senin, 21 Oktober 2024 | 13:05 WIB
Suasana Keakraban Warnai Jamuan Santap Malam Kenegaraan Presiden Prabowo dengan Tamu Negara dan Perwakilan Negara Sahabat (Sekretaris Kabinet Republik Indonesia)

KLIK SAJA - Suasana keakraban serta penuh penghormatan mewarnai jamuan makan malam kenegaraan selepas pelantikan Presiden dan Wakil presiden periode masa jabatan 2024-2029.

Presiden Prabowo Subianto tampak menjamu para tamu negara dan perwakilan negara sahabat untuk pertama kalinya dalam masa jabatannya sebagai Presiden.

Jamuan santap malam digelar di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10/2024) malam.

Presiden mengenakan setelan jas hitam dengan peci hitam, terlihat di samping kiri Prabowo, ada Sultan Hasanal Bolkiah dari Brunei Darussalam, dan di samping kanan Prabowo ada Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. Presiden.

Baca Juga: Sah! Daftar Lengkap Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Gibran, 48 Menteri Siap Bantu Presiden

Terlihat Presiden berdiri dengan penuh hormat saat memberikan sambutan kepada para tamu negara.

Presiden menyapa para tamu yang hadir dan menyampaikan sambutan dalam bahasa Inggris, terlihat dalam sambutannya, Presiden menyampaikan soal demokrasi di Indonesia.

“We are only recently experiencing constitutional democracy, we still have to learn alot. We realize that we have to improve all services and all execution of the ideal of democracy,” ungkap Presiden.

Presiden mengatakan bahwa, Indonesia masih baru dalam menjalankan demokrasi konstitusional.

Baca Juga: Akhirnya Ganti Presiden Juga, Saatnya Menguji Kepemimpinan Yang Penuh Tantangan

Indonesia masih terus  belajar banyak, tetapi Indonesia menyadari bahwa negara ini harus selalu memperbaiki diri dalam merealisasikan demokrasi ideal.

“Indonesia would like to be the best of neighbours, the best of partners to work together for the common good, common peace, common prosperity (Indonesia ingin menjadi tetangga yang paling baik, rekan kerja yang paling baik demi kebaikan bersama, kesejahteraan bersama),” jelasnya.

Selanjutnya, Presiden mempersilakan para tamu negara untuk bersulang, kemudian mengangkat gelas setinggi dada, sementara para tamu undangan berdiri.

“Let us drink to world peace, to the common good for all of people. Peace, prosperity for all the people of the world (Mari kita minum demi perdamaian dunia, kebaikan bersama untuk rakyat kita semua, perdamaian-kesejahteraan untuk semua orang di dunia),” ungkap Presiden sambil mengangkat gelas.

Halaman:

Tags

Terkini