Nasional, Klik Saja - Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama OIC Youth Indonesia menggelar berhasil menggelar diskusi publik internasional dengan tema "Seminar on Uyghur: A Call for Solidarity”pada Jumat (9/12) siang di Teatrikal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Acara tersebut mengundang Mr. Abdulhakim Idris selaku Executive Directur Center for Uyghur Studies dan Imam Sopyan yang merupakan Researcher on Uyghur Studies.
Baca Juga: Pemerintah Indonesia Duga Adanya Tindak Pidana Penjualan Orang Dalam Pengungsian Rohingya di Aceh
Alya Adianta selaku ketua panitia mengatakan bahwa acara tersebut diselenggarakan atas dasar bentuk solidaritas kaum muda untuk menentang adanya islamphobia seperti yang dirasakan umat muslim uyghur di China.
"Tujuan dari diskusi ini adalah untuk memunculkan solidaritas kaum muda dalam menentang Islamophobia, terutama yang dialami masyarakat Muslim Uyghur di China", kata Alya.
Alya juga mengajak kepada anak-anak muda untuk menentang adanya islamphobia dan mengangkat persoalan persoalan yang sedang dialami oleh masyarakat Muslim Uyghur di China.
Baca Juga: Lanjutan Perkara BAKTI KOMINFO, Kejaksaan Agung Kembali Periksa 2 Saksi
Alya juga menjelaskan bahwa permasalahan yang sedang terjadi kepada masyarakat Muslim Uyghur di China bukan hanya persoalan keagamaan, tetapi permasalahan kemanusiaan.
"permasalahan yang ada di Uyghur bukan hanya permasalahan agama akan tetapi sudah menjadi permasalahan kemanusiaan seperti halnya yang dialami masyarakat Palestina", tegas Alya.