Bantuan udara tersebut mencakup pangan dan perlengkapan darurat.
Kedua langkah tersebut berjalan berdampingan dalam penanganan pascagempa.
Fasilitas kesehatan menangani kebutuhan medis, sementara distribusi logistik membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.
Keberlanjutan kedua operasi tersebut akan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di NTT.
RS lapangan di Stadion Golo Dukal, Manggarai, disiapkan bukan hanya sebagai tempat perawatan sementara.
Kemenkes secara khusus menyediakan ruang operasi yang steril dan terisolasi untuk menangani korban gempa yang membutuhkan tindakan pembedahan.
Lima tenda telah dibangun pada tahap awal, dengan fasilitas pasien, ruang operasi, IGD, dan rawat inap.
Kapasitas sekitar 60 tempat tidur kemudian akan ditingkatkan menjadi minimal 100 tempat tidur.
Di sisi lain, pemerintah mengerahkan enam pesawat TNI AU untuk mendukung distribusi logistik ke daerah terdampak. Operasi udara tersebut masih disiagakan mengikuti kebutuhan di lapangan.
Dengan kombinasi fasilitas medis darurat dan dukungan logistik, penanganan korban gempa NTT dilakukan sambil menunggu kondisi wilayah berangsur pulih.***
Artikel Terkait
Lihat Jadwal KA Kertanegara Periode 11 – 17 Agustus 2026 Rute Purwokerto - Kroya - Gombong - Kebumen - Kutoarjo - Wates, - Yogyakarta - Malang
Simak Jadwal KA Bangunkarta Periode 11–17 Agustus 2026 Rute Pasar Senen - Cikarang - Cirebon - Bumiayu - Purwokerto, Yogyakarta - Solo - Jombang
Cek Jadwal KA Wijayakusuma Periode 11–17 Agustus 2026 Rute Cilacap - Gumilir - Kroya - Kutoarjo - Yogyakarta - Solo, Madiun - Jombang - Ketapang
Cek Info Arus Balik Kereta Api 18 Agustus 2026: KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang Setelah Libur Panjang HUT RI
Clareesya Sudah Minta Maaf soal Foto ‘Gaya Takbir’, Mengapa Vokalis RoBoKop Tetap Dilaporkan ke Polisi?