Respons Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terhadap Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen

photo author
- Selasa, 14 Juli 2026 | 17:22 WIB
Respons Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terhadap Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen (Kasus dugaan pelecehan seksual di UMY oleh oknum dosen Prodi Farmasi. (Instagram/umyogya))
Respons Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terhadap Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen (Kasus dugaan pelecehan seksual di UMY oleh oknum dosen Prodi Farmasi. (Instagram/umyogya))

Oknum Dosen Dinonaktifkan Sementara Selama Pemeriksaan

Sebagai langkah awal, UMY telah menonaktifkan sementara oknum dosen yang diduga terlibat dari seluruh tugas akademik maupun nonakademik.

Kebijakan tersebut berlaku selama proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Penonaktifan sementara tersebut berlaku sampai proses pemeriksaan selesai dan diterbitkan keputusan lebih lanjut oleh Universitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

Baca Juga: Kabar NTT! Simak Lengkap Jadwal dan Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Kupang – Waingapu – Lombok – Surabaya PP Periode 15 Juli – 1 Agustus 2026

Kasus ini sebelumnya menjadi viral setelah beredar tangkapan layar yang diduga berisi pesan tidak pantas kepada mahasiswi, termasuk kalimat seperti “Iya dek, ingin dipijat rasanya,” “Mendadak gerah, pengin lepas baju rasanya kalau gerah gini,” serta emoji cium.

Unggahan tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Threads @wajdi_azim dan disebut diduga melibatkan tiga mahasiswi.

Sejumlah warganet yang mengaku alumni program studi yang sama juga menyampaikan pengakuan bahwa perilaku serupa diduga telah berlangsung sejak lama.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X