Menurutnya, proses penilaian dilakukan secara menyeluruh untuk menentukan kesiapan peserta menjalankan tugas kenegaraan.
"Paskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peserta dipilih berdasarkan kesiapan secara keseluruhan.
Penilaian meliputi kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, kesiapan mental, hingga disiplin peserta.
Karena itu, hasil akhir seleksi ditentukan dari akumulasi seluruh komponen penilaian.
Seleksi Dilakukan Berjenjang hingga Tingkat Nasional
BPIP menyebut proses seleksi Paskibraka dilakukan secara berjenjang mulai tingkat kabupaten atau kota, provinsi, hingga verifikasi nasional.
Dari setiap provinsi nantinya dipilih tiga pasang peserta untuk mengikuti tahapan seleksi pusat.
Fuad menjelaskan seluruh tahapan memiliki sistem perangkingan dan akumulasi nilai.
"Memang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi," beber Fuad.
"Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak sekolah maupun otoritas terkait mengenai dugaan diskriminasi tersebut.***
Artikel Terkait
Jadwal KA Tambahan Yogyakarta–Gambir 29 Mei sampai 1 Juni 2026 Lengkap Jam Berangkat, Estimasi Tiba, dan Harga Tiket
Cek Jadwal Kereta Tambahan Solo Balapan ke Bandung 29 Mei - 10 Juni 2026, Favorit Mahasiswa dan Wisatawan
Info Jadwal dan Tarif KM Dharma Kartika 9 Rute Balikpapan – Parepare PP Periode 1 – 15 Juni 2026
Jadwal Kereta Tambahan Lempuyangan–Pasar Senen 30 Mei–2 Juni 2026 Lengkap Jam Keberangkatan dan Tarif Tiket
Jadwal Tambahan Whoosh Periode Libur Panjang 28 Mei– 2 Juni 2026 Lengkap KA Halim–Padalarang dan Tegalluar Summarecon