Dugaan Penipuan Riset di Denmark Viral, Rifaldy Fajar Akui Gunakan Afiliasi Kampus Tanpa Izin

photo author
- Kamis, 28 Mei 2026 | 11:19 WIB
Dugaan Penipuan Riset di Denmark Viral, Rifaldy Fajar Akui Gunakan Afiliasi Kampus Tanpa Izin (Potret Rifaldy Fajar, sosok yang sedang viral di media sosial karena dugaan penipuan riset. (Instagram/rifaldyfajar))
Dugaan Penipuan Riset di Denmark Viral, Rifaldy Fajar Akui Gunakan Afiliasi Kampus Tanpa Izin (Potret Rifaldy Fajar, sosok yang sedang viral di media sosial karena dugaan penipuan riset. (Instagram/rifaldyfajar))

KLIK SAJA - Kasus dugaan penipuan riset yang menyeret nama Rifaldy Fajar dan Prihantini tengah menjadi sorotan di media sosial.

Polemik tersebut muncul setelah presentasi dalam International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases 2026 atau ISPPD 2026 yang digelar di Kopenhagen, Denmark pada 17–21 Mei 2026.

Sejumlah peneliti dan warganet menyoroti hasil riset yang dipresentasikan karena dianggap janggal.

Selain itu, poster penelitian yang disebut hanya dicetak menggunakan kertas HVS ukuran A4 juga ikut memicu perdebatan di media sosial.

Di tengah ramainya pembahasan tersebut, Rifaldy Fajar akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya @rifaldy.fajar04 pada Selasa, 26 Mei 2026.

“Sebelumnya, sehubungan dengan adanya kasus konferensi internasional di Denmark 2026 yang menyeret nama kami, kami memohon maaf sebesar-besarnya atas segala kegaduhan dan kesalahan yang telah kami perbuat,” tulis Rifaldy dalam unggahan klarifikasinya.

Baca Juga: Info Jadwal dan Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Banjarmasin ke Surabaya Periode 1 – 15 Juni 2026

Akui Ada Kekeliruan dalam Konferensi

Dalam klarifikasinya, Rifaldy Fajar mengakui terdapat sejumlah kekeliruan yang dilakukan pihaknya.

Ia juga menyebut bahwa keputusan yang diambil berdampak pada berbagai pihak termasuk penyelenggara acara dan sejumlah individu yang namanya ikut terseret.

“Kami benar-benar menyesali tindakan dan keputusan kami yang pada akhirnya juga berdampak pada beberapa pihak serta event terkait. Kami menyadari bahwa terdapat sejumlah kekeliruan dari pihak kami,” lanjutnya.

Rifaldy menjelaskan bahwa konferensi di Denmark hanya dihadiri oleh Prihantini karena anggota tim lainnya sedang berada di lokasi berbeda.

Ia menyebut dirinya dan Rini Winarti sedang berada di Bangkok, sementara Riana Dwi berada di Seoul dan Sahnaz Vivinda di Indonesia.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Aminatus Saadah dan Dimas Fajar tidak terlibat dalam penyusunan karya ilmiah yang dipresentasikan dalam konferensi tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X