Pemda DIY Siapkan Sistem Transportasi Publik Terintegrasi di Kawasan Strategis Yogyakarta

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 21 Mei 2026 | 19:48 WIB
Diskusi integrasi transportasi publik di kompleks Kepatihan Yogyakarta (Pemda DIY)
Diskusi integrasi transportasi publik di kompleks Kepatihan Yogyakarta (Pemda DIY)

KLIK SAJA - Pemerintah Daerah DIY terus mengupayakan hadirnya sistem transportasi publik yang terintegrasi, efisien, aman, nyaman, inklusif, dan berkelanjutan.

Upaya ini dilakukan untuk menjawab tingginya dinamika mobilitas masyarakat, baik pada sektor pendidikan, pariwisata, perdagangan, jasa, maupun aktivitas perkotaan lainnya yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, dalam Focus Group Discussion (FGD) Arah Kebijakan Integrasi Transportasi Perkotaan di DIY yang digelar di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (19/05).

Pada kesempatan tersebut, Made menegaskan bahwa Pemda DIY terus mendorong penguatan konektivitas antarmoda demi menciptakan sistem transportasi publik yang semakin optimal bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

“Tingginya mobilitas masyarakat tidak bisa dihindari. Karena itu, kami ingin menghadirkan layanan transportasi yang nyaman bagi warga DIY maupun pengunjung. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, khususnya di kawasan perkotaan,” ujarnya.

Made menjelaskan, dinamika mobilitas di wilayah perkotaan DIY ditandai dengan pertumbuhan kendaraan bermotor yang terus meningkat setiap tahun.

Rata-rata kenaikan kendaraan pribadi bahkan mencapai sekitar 6,2 persen per tahun. Kondisi tersebut membuat dominasi kendaraan pribadi di kawasan perkotaan DIY kini mencapai 80 persen.

Menurutnya, tingginya ketergantungan terhadap kendaraan pribadi menjadi tantangan besar dalam mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum.

Maka dari itu, Pemda DIY terus memperkuat konektivitas antarmoda melalui integrasi layanan kereta api perkotaan, Trans Jogja, terminal, kawasan park and ride, hingga pengembangan simpul-simpul transportasi strategis lainnya.

Terkait arah kebijakan ke depan, Pemda DIY akan memperkuat sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus mengembangkan simpul transportasi berbasis integrasi antarmoda di kawasan strategis DIY.

Selain itu, peningkatan layanan transportasi publik juga diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan sumbu filosofi berbasis transportasi publik dan pedestrian.

“Kami juga akan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pengembangan transportasi berbasis rel serta konektivitas antarwilayah. Selain itu, pengembangan transportasi massal yang aman, nyaman, efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan akan terus kami dorong,” katanya.

Pada  kesempatan yang sama, Pelaksana Harian Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Joice, menyampaikan bahwa layanan transportasi umum di Yogyakarta pada dasarnya telah terintegrasi melalui rute Trans Jogja yang terhubung langsung dengan sejumlah stasiun kereta api.

Walau demikian, efektivitas layanan integrasi tersebut masih perlu terus ditingkatkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Pemda DIY

Tags

Rekomendasi

Terkini

X