Selama singgah di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, MV Odyssey juga melakukan pembuangan greywater atau limbah cair kapal.
Penanganan limbah tersebut dilakukan PELNI bersama PT Lamong Energi Indonesia (LEGI).
Total greywater yang ditangani mencapai sekitar 400 ton.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga standar layanan dan pengelolaan lingkungan di pelabuhan.
Pengelolaan limbah kapal pesiar dinilai penting agar aktivitas wisata bahari tetap ramah lingkungan.
Langkah itu sekaligus menunjukkan kesiapan pelabuhan Indonesia dalam menangani operasional kapal pesiar internasional secara profesional.
PELNI Ingin Jadi Mitra Strategis Kapal Pesiar Internasional
PELNI menegaskan akan terus memperkuat layanan keagenan kapal internasional di berbagai pelabuhan Indonesia.
Perusahaan pelayaran BUMN tersebut ingin menjadi mitra strategis bagi industri kapal pesiar dunia.
Pengalaman melayani MV Odyssey dianggap menjadi bukti kesiapan layanan keagenan kapal yang dimiliki PELNI.
“Kami siap menjadi mitra strategis bagi industri kapal pesiar untuk mendukung target pemerintah dalam pengembangan pariwisata dan perekonomian nasional,” kata Ditto Pappilanda.
PELNI juga terus meningkatkan kualitas layanan operasional dan logistik untuk kapal internasional.
Dengan dukungan tersebut, Indonesia diharapkan semakin kompetitif sebagai negara maritim dan destinasi wisata bahari dunia.***
Artikel Terkait
Info Jadwal Bus PO Bejeu Jepara – Demak – Semarang – Pulo Gebang Jakarta Lengkap Tarif Periode 20 - 31 Mei 2026
Info Jadwal Bus PO Safari Dharma Raya Denpasar – Gilimanuk – Ketapang – Solo – Yogyakarta Bus Executive Periode 20 - 31 Mei 2026
Info Jadwal dan Tarif Bus PO Putra Remaja Solo – Purworejo – Tasikmalaya – Bandung Periode 20 – 31 Mei 2026
Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 43 Periode 20 – 30 Mei 2026 Rute Waingapu – Salura – Raijua – Ndao – Kupang – Larantuka
Cek Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 59 Periode 19 – 29 Mei 2026 Rute Gorontalo – Banggai – Bobong – Bitung – Falabisahaya – Pagimana