Derasnya arus banjir menyebabkan sejumlah jalan kampung mengalami kerusakan cukup serius.
Beberapa titik jalan terlihat terkikis akibat aliran air yang sangat deras saat banjir datang.
Selain jalan lingkungan, talud sungai dan akses permukiman warga juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Kondisi ini membuat mobilitas masyarakat terganggu, terutama di kawasan yang akses jalannya sempit.
Warga berharap ada perbaikan cepat agar aktivitas sehari-hari bisa kembali normal.
Kerusakan infrastruktur akibat banjir juga menjadi perhatian karena berpotensi membahayakan warga jika tidak segera diperbaiki.
Luapan Sungai Jadi Penyebab Utama Banjir
Banjir di Semarang disebut dipicu oleh meluapnya Sungai Plumbon dan Sungai Silandak setelah hujan deras turun cukup lama.
Baca Juga: 6 Kelurahan Terdampak Banjir di Semarang, Ratusan Keluarga Kesulitan Aktivitas Sehari-hari
Debit air yang terus meningkat membuat tanggul di beberapa titik tidak mampu menahan arus air.
Bahkan, dilaporkan ada tanggul yang jebol sehingga air meluas ke permukiman warga.
Genangan air kemudian masuk ke rumah-rumah dan menyebabkan banyak kendaraan warga ikut terendam.
Selain itu, sejumlah kawasan permukiman mengalami banjir dengan ketinggian bervariasi.
Situasi tersebut membuat warga harus lebih waspada terhadap potensi banjir susulan.
Seorang Warga Ditemukan Meninggal Dunia
Artikel Terkait
Jadwal dan Tarif Bus PO ALS Medan – Solo Periode 17 – 31 Mei 2026 Lengkap dengan Executive Class
Informasi Jadwal Bus PO STJ Cilacap ke Bandung 17 - 31 Mei 2026, Ini Jadwal Keberangkatan dan Harga Tiket Terbaru
Informasi Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 36 Periode 12 – 20 Mei 2026 Rute Sintete – Subi – Penagi – Sedanau – Tarempa – Tanjung Pinang
Info Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Bengkulu Periode 1 Mei – 31 Agustus 2026, Lengkap Persyaratannya!
Informasi Jadwal Samsat Keliling Boyolali Periode Bulan Mei 2026, Catat Lokasi dan Waktunya!