Dampak Banjir Bandang di Semarang, Jalan Permukiman Rusak dan Warga Hilang Ditemukan Meninggal

photo author
- Senin, 18 Mei 2026 | 05:54 WIB
Dampak Banjir Bandang di Semarang, Jalan Permukiman Rusak dan Warga Hilang Ditemukan Meninggal
Dampak Banjir Bandang di Semarang, Jalan Permukiman Rusak dan Warga Hilang Ditemukan Meninggal

Derasnya arus banjir menyebabkan sejumlah jalan kampung mengalami kerusakan cukup serius.

Beberapa titik jalan terlihat terkikis akibat aliran air yang sangat deras saat banjir datang.

Selain jalan lingkungan, talud sungai dan akses permukiman warga juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Kondisi ini membuat mobilitas masyarakat terganggu, terutama di kawasan yang akses jalannya sempit.

Warga berharap ada perbaikan cepat agar aktivitas sehari-hari bisa kembali normal.

Kerusakan infrastruktur akibat banjir juga menjadi perhatian karena berpotensi membahayakan warga jika tidak segera diperbaiki.

Luapan Sungai Jadi Penyebab Utama Banjir

Banjir di Semarang disebut dipicu oleh meluapnya Sungai Plumbon dan Sungai Silandak setelah hujan deras turun cukup lama.

Baca Juga: 6 Kelurahan Terdampak Banjir di Semarang, Ratusan Keluarga Kesulitan Aktivitas Sehari-hari

Debit air yang terus meningkat membuat tanggul di beberapa titik tidak mampu menahan arus air.

Bahkan, dilaporkan ada tanggul yang jebol sehingga air meluas ke permukiman warga.

Genangan air kemudian masuk ke rumah-rumah dan menyebabkan banyak kendaraan warga ikut terendam.

Selain itu, sejumlah kawasan permukiman mengalami banjir dengan ketinggian bervariasi.

Situasi tersebut membuat warga harus lebih waspada terhadap potensi banjir susulan.

Seorang Warga Ditemukan Meninggal Dunia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X