Banjir yang terjadi membuat ratusan keluarga terdampak dan harus menghadapi aktivitas yang serba terbatas.
Banyak rumah warga dimasuki air sehingga perabotan harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
Sebagian warga juga mulai mengamankan dokumen penting agar tidak rusak terkena banjir.
Aktivitas harian seperti bekerja, sekolah, hingga berjualan ikut terganggu akibat kondisi tersebut.
Warga berharap genangan segera surut agar kehidupan bisa kembali berjalan normal.
Selain kerugian material, banjir juga memicu kekhawatiran jika hujan deras kembali turun.
Drainase Disebut Tidak Berfungsi Maksimal
Salah satu penyebab banjir disebut karena sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan.
Baca Juga: Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf Personal, FSGI Justru Punya Pendapat Berbeda
Saluran air di beberapa titik dinilai tidak berfungsi maksimal sehingga air cepat meluap ke permukiman warga.
Kondisi itu membuat genangan sulit surut meski hujan mulai reda.
Warga juga menyoroti perlunya perbaikan saluran air agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan datang.
Selain drainase, tingginya curah hujan turut memperparah situasi di sejumlah wilayah.
Permasalahan banjir ini pun kembali menjadi sorotan masyarakat Semarang.
Aktivitas Warga dan Pengendara Ikut Terganggu
Artikel Terkait
Jadwal dan Tarif Bus Rosalia Indah Semarang – Malang Edisi 17 - 31 Mei 2026 Lengkap Pilihan Sleeper Bus
Informasi Jadwal Bus PO Gunung Harta Denpasar ke Solo Periode 17 - 31 Mei 2026 Ini Jam Keberangkatan dan Harga Tiket Terbarunya
Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 34 Periode 15 – 24 Mei 2026 Rute Ambon – Banda – Tual – Saumlaki – Marsela
Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 44 Edisi 13 – 21 Mei 2026 Rute Ambon – Kumber – Tual – Banda Eli – Dobo – Toyando
Informasi Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 106 Periode 14 – 22 Mei 2026 Rute Ambon – Banda – Geser – Gorom – Kesui – Tual