Padahal, niatnya hanya untuk meredakan situasi.
Momen ini memperlihatkan bagaimana emosi yang memuncak bisa membuat seseorang sulit menerima bantuan.
Situasi semakin tidak kondusif karena tidak ada pihak yang benar-benar didengar. Upaya damai pun gagal di tengah jalan.
Versi Pengendara Motor: Tidak Sadar Memotong Jalan
Dalam klarifikasinya, pengendara motor mengaku tidak sadar telah memotong jalur.
Ia menyebut saat itu lampu lalu lintas sudah hijau dan kondisi jalan cukup ramai.
Menurutnya, kesalahpahaman terjadi karena perbedaan persepsi di lapangan.
Ia juga mengaku sempat disiram air oleh pengendara mobil sebelum cekcok terjadi.
Hal itu membuatnya kaget dan bingung dengan situasi yang tiba-tiba memanas.
Bahkan, ia sudah mencoba meminta maaf meski tidak diberi kesempatan berbicara.
Warganet Geram, Soroti Kekerasan terhadap Anak
Reaksi publik di media sosial didominasi rasa geram dan prihatin.
Banyak yang menilai tindakan pemukulan terhadap anak tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Artikel Terkait
Kronologi Siswa SMP di Siak Riau Tewas Saat Ujian Praktik Sains, Senapan Rakitan 3D Meledak
5 Fakta Makanan Bergizi Gratis di Lampung Tak Dimakan Siswa, Wabup Sebut Mubazir
Perjalanan Hidup Julio, Anak Yatim yang Kini Berubah Setelah Masuk Sekolah Rakyat
BOP RT Rp25 Juta di Semarang Akan Cair, Ini Aturan dan Kegunaannya untuk Warga
Waspada El Nino 2026 di Semarang, Ini Daerah Paling Rawan Kekeringan dan Solusi Pemerintah