Bahkan, sebagian besar makanan tampak sama sekali tidak disentuh oleh siswa.
Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa makanan tersebut tidak layak konsumsi.
Beberapa pihak menduga makanan sudah kedaluwarsa atau mengalami penurunan kualitas.
Hal ini membuat siswa memilih untuk tidak memakannya.
Baca Juga: Review The People’s Cafe Semarang, Tempat Nongkrong Baru dengan Menu Nusantara Modern
Situasi tersebut menjadi sorotan publik karena bertolak belakang dengan tujuan program MBG.
Wabup Soroti dan Sebut “Mubazir”
Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, langsung menanggapi temuan tersebut di lokasi.
Ia terlihat menegur petugas terkait kondisi makanan yang terbuang sia-sia.
Dalam pernyataannya, ia menyebut kejadian ini sebagai bentuk pemborosan atau mubazir.
Ia juga meminta petugas SPPI untuk segera dipanggil dan memberikan penjelasan.
Respons tegas ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menanggapi temuan tersebut.
Pernyataan tersebut juga semakin memperkuat perhatian publik terhadap kasus ini.
Menu Diduga Bermasalah: Telur Ceplok dan Salak
Artikel Terkait
Info Terbaru Jadwal dan Tiket Kapal Dharma Lautan Utama Rute Surabaya ke Balikpapan Periode 14 – 30 April 2026
6 Fakta Viral Siswa SDN Tando Manggarai Barat Belajar di Bawah Pohon Karena Kekurangan Ruang Kelas, Potret Kesenjangan Pendidikan
Video Viral Curug Gomblang Banyumas, Wisatawan Terjebak Banjir Sungai dan Alasan Diminta Tetap di Atas Batu
Rp371 Triliun Aset Negara Diselamatkan Satgas PKH Menurut Prabowo, Hampir Setara 10 Persen APBN
Ratusan Pelari Ikuti Semarang Mountain Race 2026, Trail Run Gunung Ungaran yang Jadi Sorotan