Semangat gotong royong masyarakat Aceh pun menjadi salah satu kekuatan penting bagi pemerintah Indonesia saat itu.
Nyak Sandang Menjual Tanah dan Menyumbang 10 Gram Emas
Pada usia 23 tahun, Nyak Sandang menunjukkan komitmen besar terhadap negara dengan ikut berdonasi.
Ia bersama ayahnya menjual sebidang tanah yang memiliki sekitar 40 batang pohon kelapa.
Hasil penjualan tanah tersebut bernilai Rp100 pada masa itu.
Selain uang, Nyak Sandang juga menambahkan sumbangan berupa 10 gram emas untuk membantu pembelian pesawat.
Tindakan tersebut menunjukkan besarnya semangat nasionalisme masyarakat Aceh pada masa awal kemerdekaan.
Donasi tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam pengadaan pesawat Seulawah RI-001.
Pesawat Digunakan untuk Misi Diplomasi Mohammad Hatta
Pesawat Seulawah RI-001 kemudian digunakan dalam berbagai misi kenegaraan penting.
Salah satunya untuk mendukung perjalanan Wakil Presiden pertama RI, Mohammad Hatta, dalam kegiatan diplomasi di Sumatera.
Keberadaan pesawat tersebut membantu memperkuat komunikasi antarwilayah Indonesia.
Selain itu, pesawat juga menjadi simbol nyata dukungan rakyat terhadap pemerintah republik yang baru berdiri.
Peran Seulawah RI-001 turut memperkuat posisi Indonesia di mata dunia internasional.
Artikel Terkait
Informasi Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Situbondo Bulan April 2026
Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 104 Periode 6 – 16 April 2026 Rute Saumlaki – Marsela – Wulur – Lelang – Lirang – Kupang
Info Terkini! Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 57 Periode 7 – 16 April 2026 Rute Sanana – Malbufa – Dofa – Falabisahaya – Bobong – Kendari
Kolaborasi ICCN dan Greeneration Foundation Dorong Ekonomi Kreatif Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan di Indonesia
PBNU Lantik PCNU Banyuwangi 2026–2031, Ahmad Turmudi Siap Perkuat Kolaborasi Sosial dan Peningkatan SDM