Lengkap! Kronologi Teror Air Keras di Cempaka Putih, Pelaku Diduga Terorganisir

photo author
- Jumat, 20 Maret 2026 | 08:19 WIB
Lengkap! Kronologi Teror Air Keras di Cempaka Putih, Pelaku Diduga Terorganisir (Menyoroti kronologi teror air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus berdasarkan penuturan Polda Metro Jaya. (Instagram.com/@kontras_update))
Lengkap! Kronologi Teror Air Keras di Cempaka Putih, Pelaku Diduga Terorganisir (Menyoroti kronologi teror air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus berdasarkan penuturan Polda Metro Jaya. (Instagram.com/@kontras_update))

KLIK SAJA - Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus, tengah menjadi sorotan publik.

Insiden tersebut terjadi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 12 Maret 2026, saat korban dalam perjalanan pulang dari kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Polda Metro Jaya kini telah mengungkap sejumlah fakta penting terkait kronologi kejadian berdasarkan rekaman CCTV dan hasil penyelidikan awal.

Diikuti Sejak Keluar Kantor YLBHI

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa korban sempat berada di kantor YLBHI untuk mengikuti podcast sekitar pukul 19.45 WIB.

Baca Juga: Bikin Kaget! Pemudik Wanita Tertinggal di Tol Cipali, Diselamatkan Polisi

Berdasarkan rekaman CCTV, Andrie keluar dari kantor pada pukul 23.22 WIB.

“Sejak dari kantor YLBHI, termonitor sudah ada yang mengikuti oleh terduga pelaku,” ungkap Iman dalam konferensi pers, Rabu (18/3/2026).

Pelaku Diduga Lebih dari Dua Orang

Dari hasil analisis CCTV, polisi menduga pelaku berjumlah lebih dari dua orang.

Terlihat adanya komunikasi antar pengendara motor yang diduga saling memberi kode.

Baca Juga: Biar Mudik Lebih Nyaman! Ini 9 Posko Mudik Magelang 2026 di Jalur Semarang-Yogyakarta untuk Tempat Istirahat Pemudik

Salah satu motor yang ditumpangi dua orang diduga sebagai eksekutor kemudian mengikuti pergerakan korban, termasuk saat berhenti di SPBU Bright Cikini untuk mengisi bahan bakar.

Korban Terus Dipantau hingga Lokasi Kejadian

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X