Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan dan Turunkan Kemiskinan dengan Hilirisasi, Smelter, dan Program Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia

photo author
- Kamis, 12 Februari 2026 | 13:57 WIB
Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan dan Turunkan Kemiskinan dengan Hilirisasi, Smelter, dan Program Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia (Wakil Direktur Utama (Wadirut) MIND ID sekaligus penulis Indonesia Naik Kelas, Dany Amrul Ichdan dalam Studium Generale dan Bedah Buku Indonesia Naik Kelas di Institut Teknologi Bandung (ITB), pada Rabu, 11 Februari 2026. (Dok. MIND ID))
Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan dan Turunkan Kemiskinan dengan Hilirisasi, Smelter, dan Program Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia (Wakil Direktur Utama (Wadirut) MIND ID sekaligus penulis Indonesia Naik Kelas, Dany Amrul Ichdan dalam Studium Generale dan Bedah Buku Indonesia Naik Kelas di Institut Teknologi Bandung (ITB), pada Rabu, 11 Februari 2026. (Dok. MIND ID))

KLIK SAJA - Pemerintah fokus menurunkan angka kemiskinan nasional di bawah 5% pada 2029 melalui program pemberdayaan masyarakat yang berpihak pada produktivitas.

Pendekatan pembangunan kini tak lagi hanya soal bantuan sosial, tetapi penguatan kapasitas masyarakat agar lebih mandiri.

Konsep Indonesia Naik Kelas karya Dany Amrul Ichdan sejalan dengan upaya ini, menekankan pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan manfaat bagi masyarakat.

Forum akademik terbuka di ITB, seperti Studium Generale dan Bedah Buku, menjadi sarana penting untuk menyinergikan strategi hilirisasi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Informasi Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 49 Periode 12 – 20 Februari 2026 Rute Bima – Waikelo – Ende – Raijua – Sabu

Berikut 6 strategi kunci yang menjadi fokus dalam mewujudkan ekonomi inklusif dan produktif:

1. Hilirisasi dan Industrialisasi Beriringan dengan Pemberdayaan Masyarakat

Menko PMK, Muhaimin Iskandar, menekankan bahwa program hilirisasi dan industrialisasi harus berjalan bersamaan dengan pemberdayaan masyarakat.

Hal ini mendorong munculnya berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia, mulai dari pelatihan keterampilan hingga pengembangan kewirausahaan.

Sinergi ini memastikan lapangan kerja berkualitas tercipta di berbagai daerah sekaligus mengurangi ketimpangan ekonomi.

Pemerintah juga mendorong sektor pendidikan agar menyiapkan SDM yang sesuai kebutuhan industri.

Baca Juga: 7 Cara Shopee Siap Menemani Big Ramadan Sale 2026 dengan Promo, Game, dan Aktivitas Interaktif Generasi Muda

Dengan cara ini, industrialisasi tidak sekadar membangun fasilitas fisik, tetapi juga meningkatkan kapabilitas manusia.

Program ini menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X