KLIK SAJA - Memadukan tradisi dan inovasi, La Suntu Tastio menunjukkan bagaimana UMKM lokal bisa naik kelas dengan pendampingan yang tepat.
Berawal dari Depok, Jawa Barat, usaha ini berhasil membawa kain tenun tradisional menjadi produk tas modern yang digemari pasar nasional.
Dukungan BRI lewat Rumah BUMN menjadi kunci keberhasilan mereka.
Berawal dari Tantangan Pasar
La Suntu Tastio berdiri sejak 2010 dan fokus pada tas berbahan tenun, batik, dan kulit.
Tantangan awal yang dihadapi adalah meyakinkan konsumen bahwa kain tradisional bisa menjadi produk modern berkualitas.
Produk dijual secara daring maupun luring, serta sering tampil di bazar dan pameran.
Dengan desain inovatif dan konsistensi mutu, La Suntu Tastio perlahan mulai diterima berbagai segmen pasar.
Kepercayaan konsumen meningkat seiring produk tampil di institusi dan acara resmi.
Pemberdayaan lewat Rumah BUMN
Baca Juga: Cara Praktis HRD Menghitung UMK 2026 dan Komponen Gaji Karyawan
Indari, pemilik La Suntu Tastio, menilai program Rumah BUMN Jakarta binaan BRI sangat membantu pengembangan usahanya.
“Saya bergabung karena ingin membawa La Suntu Tastio naik kelas secara lebih profesional. Pendampingan tidak hanya fokus produk, tetapi juga strategi usaha,” ujarnya.
Artikel Terkait
Argo Bromo Anggrek Januari 2026: Jadwal Harian, Rute Utama dan Tarif Tiket
Jadwal KA Taksaka Januari 2026 Jakarta–Yogyakarta dan Harga Tiket Terbaru
KA Gajayana Januari 2026: Rute Gambir–Malang, Jadwal dan Harga Tiket
Info Lengkap KA Jayabaya Jakarta–Malang Januari 2026, Jadwal dan Tarif Ekonomi
KA Turangga Januari 2026: Rute Surabaya–Bandung–Jakarta, Jadwal dan Tarif Tiket