Tidak hanya menjaga kedaulatan, bela negara juga berarti membantu rakyat saat tertimpa musibah.
BUMN hadir sebagai perpanjangan tangan negara di lapangan.
Semangat ini menjadi ruh dalam setiap aksi relawan.
Para relawan tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga harapan.
Kehadiran mereka memberi kekuatan moral bagi warga terdampak. Nilai kebangsaan terasa nyata dalam aksi ini.
Kehadiran BUMN Adalah Kewajiban
Dalam arahannya, Dony Oskaria menegaskan peran strategis BUMN saat bencana.
“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kali rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Sejak awal terjadinya bencana, kami menegaskan bahwa kehadiran BUMN bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab sebagai perusahaan milik negara,” ujar Dony Oskaria.
Pernyataan ini menegaskan posisi BUMN sebagai pelayan publik. Bagi Dony, tanggung jawab kebangsaan melekat dalam setiap langkah.
Kehadiran relawan bukan sekadar simbol. Ini adalah aksi nyata untuk rakyat.
Pesan ini menjadi penyemangat bagi seluruh relawan. BUMN ingin selalu ada di garda depan saat rakyat membutuhkan.
Baca Juga: Cek Disini! Info Mudik Gratis Nataru 2025 Bersama Kemenhub, Lengkap Cara Daftarnya!
BRI Bergerak Cepat Petakan Kebutuhan di Lapangan
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa BRI langsung bergerak sejak awal bencana.
Artikel Terkait
Belum Benar-Benar Pulih, Pengakuan Pilu Warga Desa Juar Aceh Tamiang yang Masih Kelaparan Usai Banjir Bandang
Bukan Soal Sepak Bola, Aksi Shin Tae-yong Bantu Korban Banjir Sumatera Bikin Haru
Bukan Sekadar Video Viral, Kisah Boat Getek Terbalik di Bireuen dan Satu Korban yang Belum Ditemukan
Insiden Sungai Peusangan Boat Getek Terbalik, Satu Penumpang Belum Ditemukan
Tak Perlu ke Luar Negeri, Bedah Robotik Kini Hadir Lengkap di Siloam Kebon Jeruk