Menurutnya, Qlola bukan sekadar alat bantu digital, tetapi platform strategis yang dirancang untuk memperkuat kualitas pengambilan keputusan, mendorong efisiensi proses bisnis, dan meningkatkan tata kelola keuangan perusahaan.
“Kami ingin Qlola menjadi mitra finansial utama yang membantu nasabah tumbuh secara berkelanjutan,” tambah Riko.
Hasil Nyata: Transaksi Tumbuh 35,4%
Transformasiini bukan hanya di atas kertas. Hingga akhir September 2025, Qlola by BRI mencatat lonjakan volume transaksi sebesar 35,4% secara tahunan hingga mencapai Rp9.317 triliun.
Angka ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari pengguna terhadap kapabilitas Qlola dalam mengelola keuangan perusahaan secara efisien dan aman.
“Platform ini akan terus kami kembangkan agar mampu menjawab kebutuhan pengelolaan keuangan korporasi secara menyeluruh dan end-to-end,” tutup Riko.
Dalam lanskap bisnis yang semakin terdigitalisasi, inovasi seperti Qlola bukan hanya mendukung efisiensi perusahaan besar, tapi juga membuka jalan bagi terciptanya ekosistem finansial nasional yang lebih inklusif.
Transformasi digital kini bukan pilihan, melainkan fondasi masa depan bisnis yang tangguh dan adaptif.***
Artikel Terkait
BRI Dukung FLOII Expo 2025 untuk Dorong Ekosistem Hortikultura Indonesia Menuju Pasar Global
Wow! Katy Perry dan Justine Trudeau Resmi Berpacaran: Cinta Antara California Girl dan Politisi Pesakitan Kanada
Diskon Nataru 2025-2026, Anggaran Rp180 Miliar Siap Permudah Perjalanan dan Liburan Masyarakat
Yamaha dan KBA Hadirkan Regional Training Center di Bali, Dukung Peningkatan Kualitas Teknisi Kelautan
Bridgewater Ingatkan Investor Tentang Risiko Tersembunyi dalam Reli AI