Selain itu, 133.480 personel turut dilibatkan dalam upacara, terdiri dari prajurit TNI dan masyarakat sipil.
Mereka berpartisipasi dalam berbagai formasi seperti upacara bendera, simulasi tempur, defile pasukan, atraksi penerjun, parade udara, hingga pengamanan acara.
Momen spektakuler ini menjadi simbol kekuatan sekaligus kedekatan TNI dengan rakyat, memperlihatkan bahwa TNI bukan hanya kekuatan militer, tetapi juga penjaga rasa aman dan kebanggaan bangsa.
Meneguhkan Semangat “NKRI Harga Mati”
Peringatan HUT ke-80 TNI kali ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga pengingat akan jati diri TNI sebagai penjaga kedaulatan dan ideologi bangsa.
Melalui semangat “NKRI Harga Mati”, diharapkan TNI terus berpegang pada nilai-nilai luhur perjuangan, menjaga netralitas, dan memastikan rasa aman seluruh warga negara di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
Maka dengan semangat profesionalisme dan dedikasi tinggi, TNI diharapkan terus menjadi penjaga tegaknya Merah Putih, serta pelindung setiap jengkal tanah air dari segala bentuk ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.***