Sebelum memimpin distrik sekolah dengan sekitar 30.000 siswa di Iowa, Roberts pernah bekerja sebagai pendidik di empat negara bagian lain, serta meraih gelar dan kredit akademik dari universitas ternama termasuk Georgetown dan Harvard.
Ia juga pernah mewakili Guyana dalam cabang atletik pada Olimpiade Sydney 2000, serta berkompetisi dalam Kejuaraan Dunia di Jepang dan Spanyol, menurut laporan NBC News.
Biografi di situs web distrik sekolah menyebutkan bahwa "ia lahir dari orang tua imigran asal Guyana, dan menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Brooklyn, New York". Biografi itu juga menambahkan bahwa ia "gemar berburu".
Ketua Dewan Sekolah, Jackie Norris, mengatakan dalam konferensi pers pada Jumat bahwa pihaknya masih berusaha memastikan fakta dari kasus tersebut.
“Kami belum memiliki semua fakta. Masih banyak hal yang belum kami ketahui,” ujarnya, seperti dikutip The Des Moines Register.
“Namun, yang kami ketahui adalah Dr Roberts telah menjadi bagian penting dari komunitas sekolah kami sejak bergabung dua tahun lalu.”
Direktur ICE wilayah setempat, Sam Olson, dalam pernyataannya mengatakan bahwa penangkapan ini “seharusnya menjadi peringatan bagi komunitas tentang kerja keras petugas kami setiap hari dalam menghapus ancaman terhadap keselamatan publik.”
“Bagaimana mungkin seorang imigran ilegal dipekerjakan tanpa otorisasi kerja, meski sudah ada perintah deportasi final dan dakwaan kepemilikan senjata sebelumnya, sungguh di luar nalar dan seharusnya mengkhawatirkan para orang tua di distrik sekolah itu,” tambahnya.***