Arlan juga sempat menepis isu ihwal anaknya yang disebut telah membawa mobil ke sekolah.
“Lalu terkait masalah anak saya itu adalah berita hoax, anak saya tidak membawa mobil ke sekolahan dan anak saya diantar," tegasnya.
"Dan kalau ini menjadi suatu kesalahan, saya selaku wali kota Prabumulih mengucapkan permohonan maaf kepada pak Roni dan seluruh masyarakat,” imbuh Arlan.
Ajudan Presiden Prabowo: Kasus Ini Selesai
Drama ini kian menuai sorotan publik usai ajudan Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah turut mengumumkan terkait Roni serta satpam sekolah yang sempat dikabarkan ikut diberhentikan akan kembali ke posisinya.
“Sudah selesai ya, kepala sekolahnya akan kembali bertugas ke sekolah asal, dan satpamnya juga akan kembali Bertugas di sekolah asal,” tulis Rizky lewat akun Instagram pribadinya @rizky_ilmansyah pada Selasa, 16 September 2025.
Kendati isu mutasi kepsek berakhir dengan pemulihan jabatan, kasus ini meninggalkan catatan penting.
Hal tersebut salah satunya terkait KPK yang mulai menelisik jejak harta kekayaan Wali Kota Arlan.
Hingga kini, publik masih menunggu terkait langkah lanjutan dari pihak KPK maupun tanggapan dari Wali Kota Arlan dalam babak baru skandal mutasi Kepsek SMP 1 Prabumulih tersebut.***
Artikel Terkait
Mengungkap Makna di Balik Penyulutan Obor pada Hari Radio ke-80 RRI, Simbol Pengabdian yang Tak Pernah Padam
Terungkap di Persidangan, Ketua Majelis Hakim Akui Terima Suap dan Gratifikasi dalam Kasus Korupsi Ekspor CPO
KPK: Khalid Basalamah Gunakan Kuota Haji Khusus yang Bermasalah
Khalid Basalamah Tegaskan Dirinya Korban Korupsi Kuota Haji Khusus
Selesai Kunjungan Luar Negeri, Presiden Prabowo Langsung Tinjau Korban Banjir di Bali