Integrasi ini memungkinkan BRI melakukan verifikasi data secara real time, meningkatkan akurasi penilaian risiko kredit, dan memberikan layanan yang lebih personal sesuai kebutuhan nasabah.
“Kami tidak hanya mengandalkan data dari Dukcapil, tetapi juga mengombinasikannya dengan perilaku nasabah seperti pola transaksi, preferensi belanja, hingga kebiasaan konsumsi. Pendekatan ini membuat BRI dapat menghadirkan solusi keuangan yang lebih relevan dan tepat sasaran,” jelas Hakim.
BRI terus menjalin diskusi intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Dukcapil untuk memastikan implementasi integrasi data berjalan optimal dan sesuai regulasi.
Selain itu, BRI berkomitmen menjaga keamanan dan kerahasiaan data nasabah dalam setiap prosesnya.
“Kami senantiasa memastikan pemanfaatan data dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan perlindungan privasi nasabah. Sinergi dengan regulator menjadi kunci untuk menghadirkan ekosistem layanan perbankan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Hakim.***
Artikel Terkait
Perayaan Spektakuler 'BRI Taipei Teman Seperjuangan PMI', Wujud Komitmen untuk Melayani Kebutuhan Finansial Pekerja Migran
Dari Karyawan Jadi Pengusaha Sukses! Kisah Perjalanan Widya dan Kreasi Nyobi yang Dibina Rumah BUMN BRI
Satu Dekade BRI Singapore Branch Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Panggung Global
Dukung Talenta Lokal, BRI Jadi Sponsor Utama Beauty, Fashion, and Fragrance Festival 2025
Kisah Enih, Pelaku UMKM yang Sukses Kembangkan Usaha Berkat Program Rumah BUMN BRI