Presiden Prabowo Sesalkan Sikap Arogansi Bupati Pati Sadewo

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:12 WIB
Sudewo didemo warganya (berbagai sumber)
Sudewo didemo warganya (berbagai sumber)

KLIK SAJA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto menyesalkan sikap arogansi Bupati Pati, Sudewo, dalam merespons protes masyarakat terkait kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Sebelumnya, Sudewo sempat menantang warga untuk menggelar aksi protes besar-besaran, bahkan menyebut jumlah massa 5.000 hingga 50.000 orang, demi menolak kebijakan tersebut.

"Belum ada respons khusus, tapi tentu saja Pak Prabowo menyesalkan hal itu. Itu adalah sikap beliau terhadap siapa pun yang bersikap seperti itu," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2025).

Prasetyo mengingatkan para pejabat publik, baik di pusat maupun daerah, agar lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan, terlebih yang berdampak langsung pada masyarakat.

"Kami terus-menerus mengingatkan hal tersebut," tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa Partai Gerindra telah memberikan pembinaan kepada Sudewo pasca-protes warga.

Pembinaan dilakukan oleh Sekjen DPP Gerindra Sugiono dan Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono.

Menurut Prasetyo, pejabat publik membawa nama baik partai. Oleh karena itu, setiap pernyataan maupun kebijakan yang disampaikan harus dipikirkan matang-matang sebelum diutarakan ke publik.

Sehari sebelumnya, ribuan warga Pati turun ke jalan menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya. Aksi ini dipicu kebijakan Pemkab Pati yang menaikkan tarif PBB-P2 hingga 250 persen.

Kenaikan tersebut memang masih berada di batas maksimal yang diizinkan dan tidak berlaku bagi seluruh objek pajak—beberapa hanya naik 50 persen. Meski demikian, masyarakat tetap menolak kebijakan itu.

Tekanan publik akhirnya memaksa Sudewo mencabut kebijakan tersebut.

Kemarahan warga semakin memuncak setelah Sudewo menantang warga untuk menggelar aksi dengan puluhan ribu massa. Tantangan tersebut justru menjadi pemicu aksi demonstrasi besar-besaran.

Dalam aksi kemarin, Sudewo datang dan berdiri di hadapan ribuan warga menggunakan kendaraan taktis polisi. Ia meminta maaf dan berjanji memperbaiki kesalahan.

Namun, suasana memanas ketika warga melempar botol air mineral dan sandal ke arah Sudewo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X