"Kalau di sana (Pakistan) ditelantarkan gimana? Tidak mau kan nanti di sana jadi korban human trafficking (perdagangan orang)," imbuh sang petugas.
Dalam keterangannya di postingan itu, Kanim Jaksel juga memperingatkan terkait modus love scamming yang mengintai masyarakat.
"Love scamming itu nyata. Imigrasi turut berperan dalam mencegah dan mengawasi potensi korban yang dimanfaatkan untuk tujuan ilegal," tegas Imigrasi Jakarta.
Postingan itu pun tidak luput dari perhatian warganet yang mengingatkan bahayanya modus love scamming.
"Mbak sadar mbak, dirimu hanya dimanfaatkan," ujar warganet dengan akun @miarikaputri.
"Baru pacaran pertama kali ini mungkin, dirayu sedikit langsung klepek-klepek. Lagi pula, kenapa harus perempuan yang nyamperin duluan?" ungkap warganet lainnya melalui akun @dianayuriati61.***
Artikel Terkait
Bikin Geger Medsos! Video SD di Jawa Tengah Ini Tunjukkan Ruang Kelas Tanpa Murid, Hanya Ada Satu Siswa Baru yang Bersekolah di Sana
BRI Pimpin Sektor Keuangan Berkelanjutan: Catatkan Portofolio Sustainable Finance Terbesar di Indonesia, Tembus Rp796 Triliun Berkat Komitmen Kuat ESG
Misi Internasional Tim LKG BRI: Berangkat ke Gothia Cup 2025 di Swedia, Bawa Harapan Indonesia di Kancah Sepak Bola Remaja Dunia!
Saham BBRI Jadi Incaran! BlackRock Terus Tambah Portofolio Sejak Akhir 2024
KBRI Tokyo Tegaskan Isu Jepang Akan Blacklist Pekerja WNI di 2026 adalah Hoax, Hubungan Kedua Negara Diklaim Tetap Positif!