KLIK SAJA - Operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran masih berlangsung sepanjang malam di Texas setelah banjir bandang menewaskan sedikitnya 24 orang dan menyebabkan banyak anak perempuan hilang dari sebuah perkemahan musim panas.
Banjir datang hampir tanpa peringatan ketika Sungai Guadalupe naik setinggi 26 kaki (7,9 meter) dalam waktu kurang dari satu jam.
Banjir tersebut menyapu rumah-rumah mobil, kendaraan, dan kabin liburan tempat orang-orang menghabiskan akhir pekan Hari Kemerdekaan 4 Juli.
Tim penyelamat masih mencari hingga 25 anak perempuan yang termasuk di antara 750 peserta Perkemahan Mystic yang terletak di pinggiran kota Kerrville, sekitar 104 km di barat laut San Antonio.
Status darurat telah diumumkan di beberapa wilayah di mana sejumlah jalan telah hanyut dan jaringan telepon terputus.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut tragedi ini sebagai sesuatu yang "mengejutkan" dan "mengerikan", sementara Gedung Putih menjanjikan bantuan tambahan.
Gambar-gambar menunjukkan air bah yang dalam menenggelamkan jembatan-jembatan serta arus deras yang mengalir di jalan-jalan.
Saksi mata warga setempat menceritakan saat banjir menyapu sebuah taman kendaraan rekreasi (RV) di Kerrville.
Ribuan Warga d Kerrville kini sedang dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Pejabat setempat menyatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan helikopter, drone, dan perahu akan terus dilakukan hingga semua peserta berhasil ditemukan.
Pihak perkemahan mengatakan bahwa mereka tidak memiliki listrik, air, maupun akses Wi-Fi. “Jalan raya telah hanyut, sehingga kami kesulitan mendapatkan bantuan tambahan,” kata mereka.
Pada Jumat pagi, banjir bandang di negara bagian tersebut memicu deklarasi bencana untuk wilayah Hill Country dan Concho Valley.
Pejabat tertinggi di Kerr County, Hakim Rob Kelly, ditanya dalam konferensi pers mengapa perkemahan di sepanjang Sungai Guadalupe tidak dievakuasi terlebih dahulu.
“Kami tidak tahu bahwa banjir ini akan datang. Yakinlah, tidak ada yang tahu banjir sebesar ini akan terjadi,” kata Kelly.