Erupsi Gunung Ibu, Satgas Upayakan Evakuasi Warga Kecamatan Tabaru, Halmahera Barat

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 20 Januari 2025 | 13:00 WIB
Satgas PB Gunung Ibu sedang lakukan evakuasi warga Kecamatan Tabaru, Halmahera Barat (Satgas PB GUnung Ibu)
Satgas PB Gunung Ibu sedang lakukan evakuasi warga Kecamatan Tabaru, Halmahera Barat (Satgas PB GUnung Ibu)

KLIK SAJA - Evakuasi Warga Kecamatan Tabaru, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku, menjadi prioritas tim Satgas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) Erupsi Gunung Ibu.

Hal ini sejalan dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mengkosongkan radius sektoral 6 km arah utara bukaan kawah Gunung Ibu.

"Enam desa di wilayah Kecamatan Tabaru tersebut adalah Desa Sangaji Nyeku, Soasangaji, Tuguis, Togoreba Sungi, Borona, dan Todoke. Berdasarkan data kependudukan desa setempat, sebanyak 2.959 Jiwa/ 838 KK yang harus melakukan evakuasi sementara," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keteranganya, Senin (20/1/2025).

Tercatat ada penambahan jumlah pengungsi sebanyak 85 warga menempati sejumlah titik pengungsian, pada Jumat (17/1/2025).

Pos Komando Tanggap Darurat yang berpusat di Jailolo mencatat jumlah warga yang telah dievakuasi per Jumat sebanyak 226 jiwa.

Warga dialokasikan menempati dua titik pengungsian dengan rincian 208 jiwa mengungsi di Gereja Desa Tongute dan 18 jiwa mengungsi di Balai Desa Tongute.

Satgas PB Erupsi Gunung Ibu berupaya untuk menargetkan seluruh warga terdampak di Kecamatan Tabaru selesai di evakuasi pada Minggu (19/1/2025).

Sementara itu, teknis evakuasi warga akan dibantu oleh personil TNI Polri dan pemerintah daerah setempat.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat berupaya mengimbau 10 lokasi sekolah yang berada di wilayah rawan bencana untuk meliburkan siswanya sementara waktu.

Selanjutnya, Dinas Pendidikan akan mengorganisir kegiatan belajar mengajar di lokasi yang dirasa lebih aman.

Berdasarkan catatan Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Ibu, hingga 17 Januari 2025 Gunung Ibu telah mengalami sebanyak 968 kali gempa Letusan, 73 kali gempa Guguran, 2.024 gempa Hembusan.

Kemudian dilanjutkan dengan mencatat 222 kali gempa Harmonik, 21 kali gempa Tornillo, 8.418 kali gempa Vulkanik Dangkal, 404 kali gempa Vulkanik Dalam, 66 kali gempa Tektonik Lokal, dan 293 kali gempa Tektonik Jauh, dan 1 kali Gempa Terasa.

Sementara itu, pengamatan visual PGA Ibu pada 18 Januari 2025 pukul 6.00 WIT menunjukkan gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut.

Tampak asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-200 m di atas puncak kawah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

X