“Coba bayangkan jika dia berada di posisi saya, sudah kehilangan suami, dan anak-anak sering mengatakan bahwa mereka tidak memiliki ayah lagi, betapa sakitnya hati saya,” kata Ade.
Ade juga mengakui bahwa ia sengaja menghindari pertemuan dengan Yulianti.
“Maaf itu sulit untuk diucapkan oleh saya. Suami saya telah disakiti dan dibunuh oleh pelaku, itulah sebabnya saya menghindar dan tidak ingin bertemu. Ini sangat menyakitkan bagi saya, terutama ketika melihat keluarga pelaku,” ujarnya.
Yulianti Menghilang Selama 6 Hari
Sebelum mendatangi rumah Sandy, Yulianti sempat menghilang selama enam hari. Ia mengaku tidak mengetahui tindakan suaminya yang menikam Sandy hingga tewas.
"Enggak tahu sama sekali kejadian itu, aku lagi di dapur, lagi nyuci," jelas Yulianti.
Baca Juga: Prabowo di Munas Kadin: Jaga Kekompakan
Setelah insiden tersebut, Yulianti diperiksa oleh polisi selama empat hari. Sejak itu, ia tidak lagi berkomunikasi dengan suaminya.
"Enggak, handphone dibawa (Nanang)," tuturnya.
Hubungan Yulianti dan Ade di Masa Lalu
Menariknya, sebelum tragedi ini terjadi, Yulianti ternyata memiliki hubungan dekat dengan Ade Andriani dan keluarganya.
Baca Juga: Prabowo Ingin Proyek Infrastruktur Lebih Efisien: Swasta Silakan Bergerak!
Bahkan, Yulianti bersama kakak Ade, Amelia, pernah menjodohkan Sandy dengan Ade.
"Istrinya (pelaku) teman saya," kata Amelia dalam sebuah wawancara di acara Rumpi: No Secret, Selasa, 14 Januari 2025.
Amelia bercerita bahwa rumah pelaku dan korban dulu saling berdekatan. Amelia dan Yulianti sering kali bercanda menjodohkan Sandy dengan Ade.
Artikel Terkait
Awas! Sembarangan Rusak Fasilitas Umum karena Main Koin Jagat Bisa Masuk Penjara
Journalism 360 Promedia di Kota Medan Siap Digelar 22-23 Januari 2025: Mahasiswa hingga Pengusaha Media Jangan Sampai Ketinggalan!
PBNU Angkat Bicara Soal Usulan Zakat Bantu Danai Makan Bergizi Gratis: Hati-hati
Viral Video Makan Bergizi Gratis di Papua Pegunungan, Warganet: Alhamdulillah Sampai Juga
Petani Lokal Pasok Bahan Baku Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bandung, Beras hingga Susu