Bangkai Bayi Mammoth Berusia 50.000 Tahun Ditemukan di Siberia dalam Kondisi Utuh

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 25 Desember 2024 | 04:03 WIB
Kondisi bangkai bayi mammoth yang masih utuh  (BBC)
Kondisi bangkai bayi mammoth yang masih utuh (BBC)

KLIK SAJA - Ilmuwan Rusia telah mengungkap bangkai bayi mammoth terawetkan berusia 50.000 tahun yang ditemukan di lapisan es yang mencair di wilayah terpencil Yakutia di Siberia selama musim panas.

Para ilmuwan tersebut memberi nama "Yana" pada bangkai bayi mammoth terawetkan tersebut, sesuai dengan daerah aliran sungai tempat ia ditemukan pada awal Desember 2024.

Yana diklaim sebagai bangkai hewan paling terawetkan yang berusia lebih dari 50.000 tahun

Dengan berat lebih dari 100 kg (15st 10lb), dan tinggi 120 cm (4 kaki) dan panjang 200 cm, Yana diperkirakan baru berusia sekitar satu tahun saat ia meninggal.

Baca Juga: Melihat Kembaran Desa Konoha di Lembah Harau

Sebelumnya, hanya ada enam penemuan serupa di dunia, lima di Rusia dan satu di Kanada.

Yana ditemukan di kawah Batagaika,  sebuah kawah permafrost (tanah yang membeku secara permanen) terbesar di dunia.

Kepala Laboratorium Museum Mamut Lazarev mengatakan, para ilmuwan yang menemukannya "berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat."

"Mereka melihat bahwa mamut itu hampir sepenuhnya mencair" dan memutuskan untuk membuat tandu darurat untuk mengangkat mamut itu ke permukaan, kata Maxim Cherpasov.

"Biasanya, bagian yang mencair terlebih dahulu, terutama batangnya, sering dimakan oleh predator modern atau burung," ungkapnya.

Baca Juga: Tradisi Mandok Hata, Keintiman Keluarga Suku Batak Sambut Tahun Baru

Namun "meskipun kaki depannya telah dimakan, kepalanya masih terawetkan dengan sangat baik", tambahnya.

Seorang peneliti di museum tersebut, Gavril Novgorodov, mengatakan bahwa mamut tersebut "mungkin terperangkap" di rawa, dan "dengan demikian terawetkan selama beberapa puluh ribu tahun".

Yana saat ini sedang dipelajari di Universitas Federal Timur Laut di ibu kota wilayah Yakutsk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X