Kabar Baik! Masjid Negara IKN Sudah Bisa Untuk Shalat Idul Fitri Tahun Depan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 22 Desember 2024 | 11:21 WIB
Desain Masjid Negara IKN yang megah dan bermakna simbolis (kemen pu)
Desain Masjid Negara IKN yang megah dan bermakna simbolis (kemen pu)

KLIK SAJA - Otoritas IKN selaku pengelola kawasan IKN saat ini sedang fokus merampungkan pembangunan Masjid Negara IKN yang terletak di dalam kawasan pusat peribadatan.

Jika sesuai rencana, rumah ibadah umat Islam tersebut ditargetkan sudah bisa digunakan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri pada 1 Syawal 1446 Hijriah atau pada 2025 nanti.

Masjid tersebut dirancang dengan memiliki daya tampung sekitar 60.000 jamaah dan untuk tahap awal diharapkan bisa dipakai salat bagi 29.000 jamaah.

Baca Juga: Wuus! Volume Penumpang KA Cepat Whoosh Meningkat 20 Persen Selama Libur Nataru

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan, Masjid Negara IKN ditargetkan bisa dioperasikan untuk salat Id dan tentunya akan dipimpin oleh seorang imam besar.

Kepala Otoritas IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono berujar, Masjid Negara IKN yang diresmikan pembangunannya oleh Presiden RI Ketujuh Joko Widodo pada 18 Januari 2024 itu akan memperbanyak ruang terbuka hijau di sekitarnya.

Dirinya pun telah berpesan agar tidak menebang pohon-pohon besar yang berada di lahan sekitar pembangunan masjid.

Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabinet Indonesia Maju tersebut justru bertekad untuk memperbanyak lagi sejumlah tanaman sehingga kawasannya lebih hijau.

proses pembanguan masjid Negara IKN
proses pembanguan masjid Negara IKN (kementerian PU)

Pembangunan Masjid Negara di bawah tanggung jawab Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur dengan kontraktor pelaksana yaitu kerja sama operasi (KSO) PT. Adhi Karya dan PT. Hutama Karya KSO dengan anggaran dari APBN sebesar Rp940 miliar.

Seperti yang diutarakan oleh Juru Bicara Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hariqo Wibawa Satria, masjid berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi (m2) dengan total luas bangunan, termasuk plaza mencapai 60.173 m2.

Baca Juga: Berkunjung ke Pulau Sabira, Wilayah Paling Utara di Jakarta

Saat ini pembangunannya t memngahasuki tahap pembangunan bangunan utama yang terdiri dari 4 lantai, 2 lantai mezzanine, serta area serbaguna dan parkir dalam bentuk pelataran 2 lantai.

Masjid juga dilengkapi fasilitas menara atau minaret setinggi 99 meter yang berdiri di atas lahan seluas 427 m2.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go.id, Otorita IKN, Kementerian PU

Tags

Rekomendasi

Terkini

X