Pemerintah Ungkap Langkah Hadapi Wabah African Swine Fever di Papua

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 18 Desember 2024 | 17:57 WIB
Menko Zulhas berikan keterangan dalam hadapi wabah ASF di Papua (Setneg)
Menko Zulhas berikan keterangan dalam hadapi wabah ASF di Papua (Setneg)

KLIK SAJA - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menjelaskan langkah pemerintah dalam menangani wabah African Swine Fever (ASF) yang melanda Papua.

Pada konferensi pers seusai rapat di Jakarta pada Rabu (18/12/2024), Zulhas menegaskan pentingnya percepatan dan perhatian lintas sektor untuk menanggulangi wabah ini.

Pada paparannya, ia juga menekan pentingnya edukasi kepada masyarakat, terutama peternak, untuk tidak panik dan mematuhi protokol penanganan wabah.

Baca Juga: Pendeta Gilbert Temui Babe Haikal, Ungkap Halal Untuk Semua

“ASF ini hanya menyerang ternak babi dan tidak bersifat zoonosis, artinya tidak menular ke manusia. Namun, dampaknya sangat besar bagi peternak, sehingga perlu penanganan yang serius,” ungkap Zulhas kepada InfoPublik.

Zulhas menjelaskan bahwa pemerintah memutuskan untuk membentuk satuan tugas (satgas) khusus guna memastikan penanganan ASF di Papua dapat berjalan efektif.

Satgas ini sedianya akan melibatkan Badan Karantina Indonesia (Barantin), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pertanian (Kementan), dan instansi terkait lainnya.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan sesuai prosedur,” ungkap Zulhas.

ASF adalah penyakit yang sangat menular pada babi dan dapat menyebabkan kematian hingga 100 persen.

Baca Juga: Kementerian PU Tanggap Darurat Bencana Banjir di Jombang dan Mojokerto

Penyakit ini tidak memiliki dampak pada manusia, namun berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi para peternak.

Pada situasi ini, pemerintah berupaya untuk mengatasi penyebaran virus dengan langkah-langkah strategis, termasuk edukasi, koordinasi, dan eradikasi virus di daerah terdampak.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kasus ternak yang terinfeksi agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan mencegah penyebaran lebih lanjut.

"Kami akan mendukung penuh langkah-langkah yang dibutuhkan untuk mengatasi wabah ini," ungkap Zulhas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Rekomendasi

Terkini

X